Ini Tanggapan Kemenkeu Terkait Eks Anggotanya yang Ingin Bergabung dengan ISIS
Nasional

Simak pernyataan Kemenkeu menanggapi eks anggotanya yang dideportasi dari Turki karena ingin bergabung dengan ISIS.

WowKeren - Publik baru-baru ini dikejutkan oleh kabar satu keluarga WNI yang dideportasi dari Turki. Mereka ditangkap dan dipulangkan ke Tanah Air lantaran diduga ingin menyusup ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Belakangan diketahui jika WNI tersebut kabarnya adalah mantan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Triyono Utomo Abdul Sakti. Pihak Kemenkeu sendiri mengaku telah mengetahui tentang hal tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti mengatakan jika Triyono mengundurkan diri sejak 2016 lalu dengan alasan ingin mengurus pesantren anak yatim di Bogor. Oleh karenanya pihak Kemenkeu sendiri mengatakan jika mereka tidak akan memberikan bantuan hukum.


"Menghormati proses penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Kepolisian," ujar Nufransa dilansir dari Kompas. "Terhitung sejak diberhentikan, segala kegiatan dan aktifitasnya tidak dapat lagi dihubungkan dengan Kemenkeu dan menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan."

Seperti diketahui, Triyono dideportasi dari Turki bersama dengan istri dan ketiga anaknya. Kabarnya ia meninggalkan Indonesia untuk transit ke Thailand pada Agustus 2016 lalu.

Ia kemudian menuju Istanbul dan tinggal di rumah WNI lainnya yang akan menghubungkannya dengan ISIS. Mereka sempat tinggal berpindah-pindah hingga akhirnya ditangkap aparat Turki.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!