Ini alasan mengapa Antasari Azhar terus meminta SBY untuk mengungkap kasus yang menjeratnya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 14 Februari 2017 - 14:47 WIB
WowKeren - Antasari Azhar kembali berbicara mengenai kasus yang menjeratnya. Seperti diketahui, mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini dinyatakan bersalah atas pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen pada 2009 lalu.
Selasa (14/2), Antasari dan adik Nasrudin, Andi Syamsuddin mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan adanya sms misterius terkait kasus tersebut. Mereka juga mengungkap nama-nama yang diduga terkait dengan pesan singkat itu.
Dalam pernyataanya di hadapan awak media, Antasari rupanya juga sempat menyebut nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menuturkan jika SBY sangat mengetahui dengan jelas kasus yang menjeratnya.
"Untuk itu saya mohon kepada Bapak SBY jujur, Beliau tahu perkara saya ini. Cerita, apa yang Beliau alami dan Beliau perbuat," ujar Antasari.
Antasari menuturkan jika ia sempat didatangi oleh CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Ia mengaku diperintah SBY untuk meminta agar Aulia Pohan yang saat itu terjerat kasus dugaan korupsi dana Bank Indonesia sebesar Rp 100 miliar tidak ditahan.
"Datang minta supaya saya jangan menahan Aulia Pohan. Karena katanya 'Saya bawa misi, saya diminta temui Bapak'," ujar Antasari dilansir dari Kompas. "Waduh Pak, saya mohon betul lah. Saya bisa ditendang dari Cikeas. Karena bagaimana pun nanti masa depan Bapak bagaimana," imbuhnya menirukan Hary.
Meski begitu, Antasari mengaku tidak bisa memenuhinya karena tanggung jawabnya sebagai penegak hukum. "Saya bilang, saya sudah memilih profesi penegak hukum kok, risiko apapun saya terima," tegasnya.
Sementara itu,kepolisian beberapa waktu lalu mengungkap jika pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait sms tersebut. Rencananya, Antasari juga akan dipanggil untuk dimintai keterangannya pada pekan depan.
(wk/)