Wapres JK Ingatkan Masyarakat Soal Perbedaan Nahi Munkar dan Makar
Nasional

Begini pernyataan dari Wapres Jusuf Kalla yang mengingatkan soal penggunaan masjid untuk tujuan nahi munkar.

WowKeren - Rabu (22/2) malam, Wakil presiden RI Jusuf Kalla menghadiri perayaan Milad di Masjid Istiqlal, Jakarta. Dalam sambutannya malam itu, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap saling menjaga keberagaman dan toleransi umat beragama.

Wapres JK mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya perbedaan antara nahi munkar (melawan kemungkaran) dengan aksi makar. "Harus bedakan nahi munkar dan makar. Itu beda dan harus dibedain. Kalau nahi munkar kita terima, kalau makar tidak bisa diterima," kata JK.

Ia mengingatkan kepada masyarakat soal penggunaan masjid yang seharusnya menjadi media pendidikan yang baik ke masyarakat, bukan untuk berbuat makar. JK bahkan memberi penjelasan bahwa kedua perbuatan tersebut sangat bertentangan. Agama bahkan melarang perbuatan makar atau tindakan menggulingkan pemerintahan.


"Kalau mengkritik pejabat korup, nahi munkar itu. Kalau menggulingkan sesuatu (pemerintahan yang konstitusional) itu makar," jelas JK. "Kalau masjid itu nahi munkar, jangan makar."

Selanjutnya, JK meminta setiap ulama untuk tidak berbicara mengenai hal yang terkait dengan makar. Pasalnya, JK menyampaikan ucapannya hanya untuk mengkritik seseorang atau kelompok tertentu dan sekedar mengingatkan bahwa masjid berperan dalam meluruskan hal tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait