Kyuhyun Super Junior tak mau manajer dan stafnya disalahkan atas insiden itu. Ini alasannya....
- Tim WowKeren
- Minggu, 26 Februari 2017 - 21:50 WIB
WowKeren - Insiden kebakaran di sebuah hotel yang melibatkan Kyuhyun Super Junior membuatnya menjadi sorotan netizen. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kyuhyun dikabarkan terjebak asap kebakaran di hotel tempatnya menginap.
Peristiwa ini terjadi ketika Kyuhyun menggelar konser solonya di Taiwan pada Sabtu, 25 Februari. Untungnya, kebakaran itu bisa dipadamkan dengan cepat dan tak ada korban jiwa.
Namun Kyuhyun tetap mengalami dampak kebakaran tersebut. Akibat tidur di tengah asap, tenggorokannya menjadi serak dan tak bisa tampil maksimal di konsernya. Para fans pun menyalahkan manajer dan kru atas kejadian yang menimpa Kyuhyun ini.
Tak mau manajer dan krunya disalahkan, Kyuhyun mengunggah penjelasan soal insiden kebakaran itu melalui Twitter. Maknae Super Junior ini mengungkapkan bahwa terjebak asap kebakaran di hotel merupakan salahnya sendiri.
Kyuhyun mengaku memang sengaja memilih untuk tetap berada di kamar hotelnya bersama beberapa orang manajer, karena mendengar kebakaran berhasil dipadamkan. Ia tak menyangka jika asap akibat kebakaran itu ternyata mempengaruhi suaranya.
"Ada kesalahpahaman yang terjadi tentang insiden kebakaran di Taiwan. Sejumlah manajerku, stafku dan aku berada di kamarku untuk melakukan persiapan konser dan kami melewatkan waktu yang tepat untuk dievakuasi keluar hotel," kicau Kyuhyun di akun Twitter. "Lalu kami mendengar kebakarannya berhasil dipadamkan dan memutuskan untuk berada di dalam kamar ketimbang turun menaiki tangga dan harus menahan nafas di tengah asap."
대만 화재로 오해가 있는것 같아서요.. 짧게 얘기 하자면 저는 매니저&스텝들과 그시간까지 공연 멘트정리를 위해서 방에 남아 있다가 대피할 타이밍이 늦어졌는데 화재는 진압되었다는 얘길듣고 나서 계단 내려가며 화재 연기를 마시느니 방에 남는걸 제가 택했고
— ChoKyuHyun (@GaemGyu) February 25, 2017
Kyuhyun tak mau para kru lainnya yang memutuskan menyelamatkan diri disalahkan atas insiden ini. Karena menurutnya, tinggal di dalam kamar hotel saat insiden itu merupakan keputusannya sendiri.
"Selain orang-orang di kamarku, kru lainnya memang mengikuti instruksi hotel dan menunggu di luar selama tiga jam," tambahnya. "Itu kesalahanku sendiri karena memutuskan tinggal di kamar dan berpikir semua tak akan menjadi masalah besar. Aku tak ingin ada yang merasa tak enak usai sebuah konser hebat berhasil digelar. Selamat malam!"
(wk/)