Pemerintah Inggris berharap Malaysia mau berbagi bukti penggunaan VX Nerve karena ini...
- Tim WowKeren
- Selasa, 28 Februari 2017 - 13:55 WIB
WowKeren - Kematian Kim Jong Nam menjadi salah satu kasus pembunuhan paling menggegerkan pada 2017 ini. Saudara tiri diktator Korea Utara, Kim Jong Un ini tewas akibat zat kimia berbahaya yang disebut-sebut adalah VX Nerve.
Berdasarkan laporan yang ada diketahui jika VX Nerve tergolong dalam senjata pemusnah masal. Oleh karenanya penemuan bukti penggunaan zat ini menjadi bahasan tersendiri.
Baru-baru ini, duta besar Inggris untuk PBB Matthew Rycroft mendesak Malaysia untuk berbagi bukti penggunaan VX Nerve ini dengan PBB. Menurutnya, pemerintah Negeri Jiran itu seharusnya melaporkan penemuan itu kepada Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) di Den Haag, Belanda.
"Malaysia seharusnya mengirimkan bukti tersebut pada OPCW dan Dewan Keamanan (DK) PBB. Dengan begitu kami bisa menindak lanjutinya," ujar Rycroft.
Pernyataan senada juga diungkap oleh dubes Jepang untuk PBB Koro Besho mengatakan jika mereka menunggu keputusan Malaysia terkait bukti VX Nerve tersebut. "Kami menunggu keputusan Malaysia dalam kasus ini (untuk berbagi bukti)," ujarnya.
Sementara itu, OPCW beberapa waktu lalu mengatakan jika pihaknya siap memberikan bantuan untuk Malaysia. Mereka akan bersedia mengirimkan tenaga ahli untuk membantu menangani kasus ini.
VX Nerve sendiri diketahui adalah zat berbahaya yang mematikan korban dalam waktu singkat. Korban akan mengalami organ-organnya tidak berfungsi hingga akhirnya meregang nyawa.
Berdasarkan hasil otopsi diketahui jika zat ini ditemukan di wajah dan mata Kim Jong Nam. Pihak Malaysia sendiri telah menangkap beberapa pelaku termasuk satu WNI bernama Siti Aisyah.
(wk/)