Inilah yang terjadi bila rakyat Amerika tetap nggak setuju dengan presiden yang telah terpilih.
- Tim WowKeren
- Senin, 06 Maret 2017 - 11:51 WIB
WowKeren - Sebuah kelompok di Facebook yang mengikuti ritual sihir itu telah menarik 10.500 "like" atau "suka" dan memunculkan tagar #magicresistance atau #perlawanansihir. Penulis Michael Hughes yang menyebut dirinya sebagai pemikir magis merilis guna-guna. Hughes mengaku telah melihat berbagai guna-guna serupa yang dilakoni beragam aliran kelompok penyihir.
Pada salah satu ritual "santet", dia menggunakan lilin besar berwarna oranye, foto Trump dan kartu Tarot bergambar menara. Para pengikut aliran sihir kemudian diminta mengukir nama presiden pada lilin menggunakan jarum, membaca mantera dan membakar foto Trump dalam nyala lilin.
Kata-kata dalam mantera berisi permohonan kepada dewa aliran sihir Wicca untuk "mengikat Donald J Trump sehingga karya-karya kejinya gagal total" dan agar dia "tidak memecah kesatuan, menghancurkan kebebasan kami, atau mengisi pikiran kami dengan kebencian, kebingungan, ketakutan, atau keputusasaan." Selain Trump, para pendukung Trump turut dikirimkan guna-guna agar "lidah yang jahat" dibungkam.
Alih-alih menutup mantera dengan kalimat "Maka, jadilah!", Hughes menyarankan agar para penyihir membakar foto Trump seraya mengucapkan "Kamu dipecat!" yang merupakan kalimat khas Trump dalam acara televisi The Apprentice. Hughes mengaku sengaja merilis rincian mantera karena dia merasa imbas mantera itu "akan sangat disambut oleh banyak orang".
Dia menekankan bahwa guna-guna yang dikirim nggak bermaksud membuat si penerima mengalami cedera namun menghentikan si penerima agar dia nggak mencederai dirinya. "Ini tidak sama dengan menonjok seorang Nazi secara sihir. Namun, mantera ini merebut tanduk banteng dari tangannya, membanting telepon selulernya agar dia tidak bisa mengirim cuitan, mengikatnya, dan melemparkannya ke ruang bawah tanah yang gelap sehingga dia tidak melukai siapapun," papar Hughes.
MaryPat Azevedo yang ambil bagian dalam sebuah ritual di Arizona memandang ritual yang dia jalani sebagai "doa pemersatu". "Penyihir sejati tidak akan pernah mengirim guna-guna siapapun tanpa izin mereka. Doa ini adalah untuk kesejahteraan dan perdamaian semua makhluk hidup," ujarnya kepada BBC. Azevedo berharap menyaksikan "perubahan fisik, emosi, dan spiritual Donald Trump dan politik Amerika."
(wk/)