Ingin Dibunuh di MV 'Lavender', Donald Trump Ancam Penjarakan Snoop Dogg
Musik

Beginilah tanggapan Donald Trump mengenai videoklip baru Snoop Dogg.

WowKeren - Video musik terbaru Snoop Dogg yang bertajuk "Lavender" berhasil menyita perhatian dunia. Pasalnya, klip tersebut memunculkan seorang tokoh badut bernama Ronald Klump yang memiliki penampilan seperti Donald Trump.

Bukan karena ketidaksengajaan, Snoop Dogg memang ingin menyindir Presiden Amerika Serikat yang baru menjabat sejak Januari 2017 lalu. Tidak cukup dengan menampilkan Donald Trump versi badut, rapper berusia 45 tahun ini juga menyertakan sebuah adegan percobaan pembunuhan terhadap Trump. Snoop Dogg menodong pistol mainan ke Ronald Klump.

Melihat videoklip tersebut, sang Presiden pun tak tinggal diam. Melalui akun Twitter miliknya, Trump mengancam akan memenjarakan Snoop Dogg. "Dapatkan kamu membayangkan, protes seperti apa jika Snoop Dogg yang telah gagal berkarier dan semuanya, mengacungkan pistol ke Presiden Barack Obama? Waktunya dipenjara!" tulisnya.

Untungnya, Snoop mendapatkan dukungan dari banyak rekannya. Beberapa di antaranya adalah rapper Ice-T dan Treach. Menurut mereka, bagian adegan Snoop menodongkan pistol ke Ronald Klump itu tidak menjurus ke tindakan melawan hukum. Keduanya malah berpikir adegan tersebut bersifat artistik.

"Pada dasarnya di (Snoop Dogg) mengatakan semua orang adalah badut, termasuk Trump dan aku pikir kita semua setuju," ujar Ice-T. "Itu pistol confetti. Ketika dia menembak, tidak ada yang tertembak. Confetti keluar. Ini artistik," imbuh Treach yang mendapatkan anggukan setuju dari Ice-T.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait