Terumbu Karang Dirusak Kapal Inggris, Raja Ampat Tetap Dipromosikan
Nasional

Inilah alasan mengapa pemerintah menilai promosi pariwisata Raja Ampat masih penting dilakukan.

WowKeren - Publik kini tengah menyoroti insiden kerusakan terumbu karang yang ada di wilayah Raja Ampat, Papua. Karang seluas 1.600 meter persegi itu rusak akibat dilewati kapal pesiar Inggris, Caledonian Sky saat melintasi wilayah tersebut pada beberapa waktu lalu.

Meski terumbu karang di kawasan Raja Ampat itu rusak, namun Kementerian Pariwisata tetap mempromosikan wilayah destinasi wisata tersebut. Dengan promosi pariwisata, pemerintah berharap mampu membantu menyelesaikan masalah lingkungan itu.

"Kalau melihat kejadian ini (rusaknya terumbu karang Raja Ampat), kami tetap menjual (pariwisata) Raja Ampat," kata Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Wilayah Asia Tenggara, Rizki Handayani dilansir dari Kompas, Kamis (16/3). Mereka menilai kerusakan tersebut bukanlah karena kegiatan pariwisata namun karena kesalahan sang kapten kapal.


"Sebenarnya rusaknya ini bukan karena kegiatan pariwisatanya tapi karena kesalahan kapten kapalnya dalam membaca pasang surut," ungkap Rizki. Maka promosi Raja Ampat pasca-peristiwa dinilai bisa mendukung penyelesaian kasus rusaknya terumbu karang dari dukungan pecinta lingkungan yang menyambangi lokasi.

"Kita bukannya memanfaatkan tapi isu ini bisa diangkat oleh penyelam luar negeri untuk mendukung Indonesia," jelas Rizki. "Saya rasa mereka yang sudah ke sana (Raja Ampat) tertarik untuk melihat perubahan dulu dia pernah pergi dan sekarang. Dan ini bisa membantu kita untuk menyuarakan ganti rugi."

Sementara itu, 4 Maret lalu kapal pesiar MV Caledonian Sky berpenumpang 102 orang menerobos terumbu karang di Raja Ampat. Kapal yang hendak mengantarkan wisatawan melakukan pengamatan burung di Waigeo itu justru terjebak di perairan dangkal dan merusak terumbu karang di bawahnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!