Ini sejumlah faktor yang membuat perbaikan terumbu karang Raja Ampat membutuhkan waktu lama.
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 Maret 2017 - 15:32 WIB
WowKeren - Rusaknya terumbu karang di Raja Ampat akibat kapal pesiar Caledonian Sky beberapa waktu lalu menjadi perhatian banyak pihak. Apalagi belakangan diketahui jika kerusakan mencapai 22.060 meter persegi.
Hasil tersebut diketahui dari data tim yang terdiri dari KLHK, KKP, dan Kemenko Maritim. Perhitungan dilakukan dari awal kapal kandas hingga titik terakhir sebelum meninggalkan kawasan konversi.
Site Coordinator WWF Indonesia Seram Seas, Tutus Wijanarko sangat menyayangkan kejadian tersebut lantaran untuk memulihkan keadaan terumbu karang bisa mencapai ratusan tahun. "Terumbu karang itu termasuk hewan purba. Agar bisa pulih seperti keadaan semula, butuh waktu sekitar ratusan tahun," ujarnya.
Sedangkan Marine and Fisheries Campaign Coordinator WWF Indonesia, Dwi Aryo Tjiptohandono mengatakan memang ada cara untuk mempercepat pertumbuhan terumbu karang. Namun langkah itu juga tidak instan. Apalagi mengingat karang hanya bisa tumbuh satu sentimeter setiap tahunnya.
Sementara itu, pemerintah sendiri diketahui tengah menyiapkan gugatan untuk perusahaan kapal pesiar tersebut. Mereka menuntut ganti rugi atas kerusakan yang terjadi.
Pihak perusahaan, Noble Caledonia sendiri sebelumnya telah meminta maaf dan sangat menyayangkan kejadian tersebut. Mereka mengaku akan mengirimkan tim untuk membantu regenerasi karang Raja Ampat.
(wk/)