Ketua KPU dan Bawaslu DKI Akui Terima Honor, Ini Kata Tim Ahok-Djarot
Nasional

Tim Ahok Djarot mengaku sengaja memberi honor kepada tamu undangan dan narasumber seperti ini.

WowKeren - Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno mengakui jika telah menerima honor saat hadir dalam acara tim pemenangan pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Saat itu ia menjadi menjadi pembicara sehingga dinilai pantas jika mendapat honor.

"Seperti yang disampaikan Prof Jimly (Ketua DKPP), selama ini memang tidak ada aturan sepanjang honornya masih standar biaya umum (SBU) yang diatur pemerintah," kata Sumarno, Kamis (30/3).

Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti juga menilai jika pertemuan itu tak tertutup seperti yang dituduhkan. "Ditanya sama DKPP, kalau diundang itu dapat honor enggak? Iya dapat. Tapi sudah saya jelaskan (dalam sidang, ia mengaku menerima Rp 3 juta)," kata Mimah.


Sekretaris tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot, TB Ace Hasan Syadzily, memang mengakui pihaknya memberi honor. "Memberikan honor kepada narasumber kan memang sudah biasa kan?" kata Ace dilansir dari Kompas.

"Ya kami menempatkan mereka sebagai narasumber. Kan kami perlu memperhatikan dan menghargai kerja mereka yang telah datang. Mereka memberikan informasi dan pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelas Ace.

Pihaknya menilai jika tak ada aturan yang melarang pengundang memberi honor kepada narasumber, termasuk penyelenggara pemilu. Honor itu diberikan pada seluruh pihak yang tak termasuk dalam keanggotaan tim pemenangan, partai politik pendukung dan relawan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!