Berikut jawaban Stan Lee mengenai alasan Spider-Man dikisahkan sebagai yatim piatu.
- Tim WowKeren
- Jumat, 07 April 2017 - 13:35 WIB
WowKeren - Hampir semua superhero dikisahkan sebagai seseorang yang tidak punya orang tua atau salah satu keluarga mereka telah meninggal. Sebut saja seperti Batman alias Bruce Wayne yang orang tuanya meninggal saat terjadi insiden perampokan. Tapi untungnya, Wayne diwarisi warisan harta berlimpah hingga mampu membiayai aksinya sebagai Batman.
Lain halnya dengan Spider-Man. Alter ago Peter Parker itu nasibnya lebih mengenaskan daripada Bruce Wayne. Kedua orang tuanya diceritakan sudah meninggal sejak ia kecil. Namun, Peter Parker bukanlah berasal dari keluarga yang kaya raya seperti Batman.
Peter lantas diasuh oleh paman dan bibinya hingga dewasa. Sayangnya, Paman Ben yang sangat dicintainya itu mati terbunuh saat terjadi perampokan. Bibi May kini menjadi satu-satunya wali orang tua untuk Peter Parker.
Menilik kisah Spider-Man ini, banyak fans yang penasaran mengapa Stan Lee membuat hidup superhero berkekuatan laba-laba ini sedemikian tragis. Lewat tanya jawab bersama reporter Cinemablend, pengarang komik Marvel itu pun mengungkap alasannya membuat Peter Parker menjadi seorang yatim piatu.
"Pertanyaan besarku untuknya adalah mengapa semua superhero yatim piatu. Kamu tahu, Spider-Man, Superman, Harry Potter, mereka semua yatim piatu," cerita Marc Webb dari Cinemablend ketika bertemu Stan Lee. "Dan ia duduk dan berpikir tentang itu, ia seperti berkata, 'Aku tidak tahu!' Baiklah, mengapa kamu membuat Peter Parker seorang yatim piatu?' Lalu ia menjawab, 'Aku tidak berpikir itu terlalu dalam. Aku hanya ingin membuatnya keluar dari rumah!'"
Jadi seperti itulah jawaban mengapa Peter Parker dikisahkan sebagai yatim piatu. Agar sang Spider-Man punya alasan untuk bebas keluar rumah, misalnya mencari pekerjaan, dsb.
Spider-Man akan kembali ke layar lebar lewat film "Spider-Man: Homecoming". Dibintangi oleh Tom Holland, film tersebut akan tayang pada 7 Juli mendatang.
(wk/)