Prabowo Subianto mewanti-wanti soal ini jika nantinya Anies-Sandi sudah menjabat sebagai pemimpin Jakarta.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 April 2017 - 07:52 WIB
WowKeren - Pemungutan suara putaran kedua Pilgub DKI Jakarta pada Rabu (19/4), berlangsung cukup sengit. Kedua pasangan calon bersaing dengan ketat, meski akhirnya hasil quick count menyatakan jika Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dibanding Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
Hasil tersebut tak pelak membawa kegembiraan tersendiri bagi Anies-Sandi. Begitu juga untuk para pendukungnya, termasuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
Dalam pernyataanya baru-baru ini, Prabowo menitipkan pesan dan juga memperingatkan Anies-Sandi untuk menjadi pemimpin yang jujur bagi Jakarta. Ia bahkan "mengancam" akan bertindak jika peringatannya dilanggar.
"Yang pertama sama sekali tidak boleh korupsi, sama sekali tidak boleh, hanya menguntungkan kelompoknya, keluarganya, harus bekerja sepenuhnya untuk rakyat. Kalau Anies-Sandi ada indikasi dia korupsi, ya nanti saya yang pertama akan mimpin demo turunkan mereka," ujar Prabowo dalam wawancaranya dengan CNN Indonesia.
Lebih lanjut, politisi ini berharap semoga kondisi Jakarta bisa terus kondusif. Ia menegaskan jika proses demokrasi harus tetap bisa berjalan lancar dan warga Jakarta adalah keluarga.
"Yang kondusif ketenangan harus selalu menghindari kekerasan perkelahian demokrasi adalah sistem yang terbaik yang harus kita jaga. Demokrasi membutuhkan suasana yang tetap berkeluarga, jangan kita beda calon tapi kita sampai benci dengan ganti pemimpin lima tahun itu biasa," pungkasnya.
Sementara itu, Ahok sebelumnya juga telah memberikan selamat untuk Anies-Sandi dan berharap mereka bisa bekerja dengan baik. "Selamat Pak Anies dan Pak Sandi, kami harapkan semua lupakan kampanye dan pilkada. Jakarta ini rumah kita bersama," ujar Ahok.
(wk/)