Ruben Onsu menegur mantan saudara iparnya yang membiarkan putrinya, Thalia, live TikTok.
- Kamis, 11 Juni 2026 - 00:02 WIB
WowKeren - Ruben Onsu baru-baru ini mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap mantan saudara iparnya yang membiarkan putrinya, Thalia Putri Onsu, melakukan siaran langsung di TikTok. Dalam siaran langsung tersebut, Thalia menanggapi komentar yang dinilai tidak pantas untuk anak seusianya. Ruben merasa perlu untuk menyampaikan pendapatnya mengenai batasan yang seharusnya diterapkan pada anak-anak dalam menggunakan media sosial.
Melalui akun media sosialnya, Ruben menegaskan, "Saya mengenal anak saya sejak lahir," dan menambahkan, "Saya tidak tahu apa yang dibicarakan sebelumnya, tetapi saya yakin reaksi yang ditunjukkan anak saya tidak muncul begitu saja." Hal ini menunjukkan rasa tanggung jawab Ruben sebagai orang tua yang peduli terhadap pengaruh lingkungan terhadap perkembangan putrinya.
Ruben menyatakan keyakinannya bahwa ucapan Thalia tidak terjadi tanpa pengaruh orang-orang di sekitarnya. "Pasti ada suasana, pengaruh, atau sudut pandang tertentu yang sudah ditanamkan di pikirannya, yang menurut saya tidak baik," ujarnya. Ia menegaskan bahwa memberikan kesempatan kepada anak di bawah umur untuk melakukan siaran langsung dan membaca komentar yang tidak terkontrol dapat merusak pola pikir dan perkembangan anak.
Video yang menjadi sorotan tersebut adalah cuplikan siaran langsung Thalia yang diduga berisi pembicaraan tentang Betrand Peto. Dalam video itu, Thalia mengucapkan beberapa kata yang dianggap tidak pantas untuk anak-anak. Menanggapi hal ini, Ruben merasa perlu untuk memberikan teguran kepada mantan saudara iparnya yang berada bersama Thalia saat siaran langsung berlangsung.
"Untuk @joeoctavianus, kamu juga seorang ayah. Coba lihat kembali, apakah pantas seorang anak berbicara seperti itu? Kamu juga sering membuat konten bersama anak saya," tulis Ruben. Ia menekankan pentingnya memahami posisi dan peran ayah dalam kehidupan Thalia, serta mengingatkan agar tidak ada kesan bahwa hanya mantan iparnya dan istrinya yang peduli terhadap anaknya.
Ruben juga memberikan saran agar mantan iparnya lebih fokus pada keluarga dan anak mereka sendiri, dengan harapan kesibukan baru dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang parenting. "Saran saya, fokuslah pada keluarga dan anak kamu sendiri, mungkin dengan punya anak lagi jadi punya kesibukan baru dan paham tentang parenting," ungkap Ruben.
Ia menegaskan, "Dan jangan lagi merepotkan diri untuk mengurus anak saya. Karena yang saya lihat, pada akhirnya bukan menjaga, melainkan justru berpotensi merusak dan menghancurkan hubungan serta perkembangan anak saya." Teguran ini menunjukkan komitmen Ruben untuk melindungi putrinya dari pengaruh negatif yang mungkin muncul dari interaksi di media sosial.
(wk/timw)