Sentimen Hingga Sikap Kasar, Ini Lima Penyebab Ahok-Djarot Kalah dari Anies-Sandi
Nasional

Ini lima faktor yang diperkirakan menjadi penyebab Ahok-Djarot kalah dari Anies-Sandi, apa?

WowKeren - Sejumlah lembaga survei telah merilis penghitungan cepat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Hasilnya pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dengan perolehan signifikan jika dibandingkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Hasil tersebut rupanya telah diprediksi oleh sejumlah pengamat politik dan peneliti. Salah satunya seperti yang diungkap oleh peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan setidaknya ada lima faktor yang menyebabkan Ahok-Djarot kalah di Pilkada DKI putaran kedua ini.

Menurut Adjie, faktor pertama adalah kesamaan pemilih terutama dari pendukung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni sebelumnya. Banyak diantara mereka dan partai pengusung yang akhirnya beralih pada Anies-Sandi.

Faktor kedua adalah kebijakan Ahok yang dinilai tidak pro rakyat. Diantaranya seperti penggusuran hingga proyek reklamasi yang menuai beragam polemik serta kontroversi.


Ketiga adalah sentimen anti Ahok akibat berbagai isu agama serta kasus penistaan Al Quran yang tengah menjeratnya. "Karena isu agama dan primordial. Ahok dianggap tak pas karena bukan pemeluk agama mayoritas warga DKI," ujar Adjie.

Selanjutnya terkait dengan sikap Gubernur Petahana itu yang dinilai kasar dan arogan. Hal tersebut rupanya membuat Ahok tidak disukai dan dianggap bukan sosok pemimpin yang baik bagi warga Jakarta.

Yang terakhir adalah adanya alternatif pilihan lain. Warga tampaknya memandang Anies-Sandi sebagai pengganti untuk mereka yang ingin mencoba peruntungan pemimpin baru.

Meski begitu, siapapun yang nantinya menjadi pemimpin baru bagi Jakarta, keinginan masyarakat masih tetap sama. Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru diharapkan bisa membuat kebijakan pro rakyat dan menyelesaikan masalah di ibukota seperti banjir hingga kemacetan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!