Inilah reaksi KPK mengenai tawaran pengobatan gratis dari ahli kornea Singapura.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 April 2017 - 17:33 WIB
WowKeren - Serangan air keras yang menimpa Novel Baswedan mengakibatkan luka yang parah di bagian matanya. Untuk itulah penyidik senior KPK ini harus dibawa ke Singapura untuk mendapat fasilitas pengobatan yang lebih baik. Biaya pengobatan Novel pun ditanggung sepenuhnya oleh negara.
Namun seorang ahli kornea di Singapura mengaku ingin menggratiskan biaya medis Novel. Meski demikian, tawaran itu justru ditolak oleh KPK. Saut Situmorang menjelaskan bahwa tawaran itu ditolak karena tugas Novel sebagai penyidik KPK sehingga tak boleh ada ketergantungan dari pihak lain.
"Soal ini kami juga kemarin konsultasi dengan Komisi III, mereka juga tidak menghendaki. Ini resources kita. Ini orang kita dan yang dihindari dari beri memberi itu kan ketergantungan," kata Saut, Kamis (20/4). Sementara dokter ahli kornea yang dimaksud adalah Donal Tan.
Meski menolak, pihak KPK mengaku sudah sangat mengapreasi perhatian dan simpati yang ditujukan ahli kornea tersebut. "Perhatian mereka (ahli kornea Singapura) terhadap Novel ini sudah cukup baik, terus kemudian kita yang membiayai semuanya," lanjut Saut.
Mengenai kondisi keseharan Novel, Saut mengatakan jika anak buahnya itu sudah mengalami kemajuan. "Kemajuannya ada, tapi sedikit lambat ya. Harapannya ada kemajuan dari titik putih yang mengambang. Mudah-mudahan dia bisa pulih seperti sedia kala," tutupnya.
(wk/)