Inilah penyebab 60 warga Aceh di Malaysia ditahan oleh otoritas keamanan Malaysia saat hendak pulang ke kampungnya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 04 Mei 2017 - 13:31 WIB
WowKeren - Maksud hati hendak pulang kampung jelang Ramadan, 60 warga Aceh yang berada di Malaysia ditahan pihak otoritas keamanan Malaysia, Rabu, 3 Mei 2017. Pasalnya, mereka pulang menggunakan jalur ilegal, yakni menaiki kapal sayur, bukan kapal penumpang resmi antarnegara.
Selain itu, perjalanan mereka juga tidak dilengkapi dokumen sah. Para warga Aceh ini akhirnya ditahan pihak imigrasi di Port Klang, Selangor, Malaysia.
Seorang warga Aceh yang berada di Malaysia menginfokan hal ini. "Saya dapat info dari Port Klang bahwa warga Aceh yang mau pulang naik kapal sayur kena tahan. Saya selalu sarankan jangan gunakan agen liar untuk pulang menjelang Ramadhan. Kurang lebih 60 orang warga Aceh kena tahan. Mohon info selanjutnya yang mengetahui kondisi warga Aceh di Port Klang," kata seorang warga Aceh di Penang, Malaysia.
Sumber lain di Penang menyebutkan, warga Aceh yang merantau ke Malaysia itu pulang melalui “jalur belakang”, karena birokrasi yang sulit di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia. Sehingga mereka menggunakan agen liar untuk pulang menjelang Ramadhan.
(wk/)