Ini yang diminta GNPF dalam pertemuan tertutup dengan perwakilan Mahkamah Agung.
- Tim WowKeren
- Jumat, 05 Mei 2017 - 16:04 WIB
WowKeren - Sepuluh perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) telah diterima kedatangannya oleh Sekretaris Mahkamah Agung (MA). Kedua belah pihak lantas melakukan pertemuan tertutup di Gedung Utama MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat 5 Mei 2017.
Dalam pertemuan tersebut, GNPF meminta majelis hakim sidang Ahok untuk tidak diintervensi. Pertemuan berlangsung selama hampir 1 jam. "Tadi kita ke sini meminta majelis hakim sidang Ahok tidak diintervensi kekuasaan atau siapa pun dengan cara apa pun," kata Ketua Bidang Hukum GNPF MUI Kapitra Ampera, di Gedung MA.
Kapitra mengatakan, perwakilan MA menjamin sidang Ahok bebas dari intervensi. MA juga menjamin putusan yang akan dibacakan terhadap Ahok sesuai dengan fakta persidangan. "Dan MA menjamin tidak ada intervensi, MA menjamin putusan majelis nanti berdasarkan fakta sidang dan keadilan di masyarakat," tandasnya.
Usai pertemuan, Kapitra dan perwakilan GNPF langsung menemui massa yang menunggu di luar Gedung MA. Mereka menyampaikan poin-poin hasil pertemuan dengan perwakilan MA ke massa yang telah menunggu. Perwakilan MA yang menemui GNPF MUI adalah Sekretaris MA Pudjo Harsoyo, Kabiro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur, juga Panitera MA Made Rawa.
(wk/)