Pengguna selimut tebal dan berat dilaporkan mengalami perubahan signifikan terkait dengan gelisah dan stresnya dibanding mereka yang nggak menggunakannya saat istirahat di malam hari.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Mei 2017 - 10:38 WIB
WowKeren - Selimut seberat 25 pound atau setara dengan 11 kilogram dipercaya mampu mengurangi kegelisahan dan stres. Sejauh ini pencipta selimut super berat berhasil mengumpulkan USD 1,6 juta atau sekitar Rp 21 miliar melalui Kickstarter, platform pendanaan terbesar di dunia untuk proyek-proyek kreatif.
"The Gravity Blanket" sama seperti kebanyakan selimut lainnya di pasaran yang dapat membantu kamu untuk melalui malam yang panjang dengan nyaman. Alat itu merupakan selimut sebesar 11 kilogram dengan kantung plastik.
Selimut yang cukup berat tersebut itu sengaja dibuat untuk mendistribusikan tekanan ke seluruh bagian tubuh, memfokuskan pada titik-titik tertentu yang dapat mengurangi rasa gelisah dan stres. Ia juga dapat memberikan ketenangan saat tidur.
Ide dibalik "The Gravity Blanket" tersebut sangat sederhana. Gunakan seperti selimut biasa dan biarkan beratnya menstimulasi apa yang disebut oleh penciptanya "perasaan seperti dipeluk sepanjang malam". pengalaman menggunakan selimut itu nggak seperti perasaan saat menggunakan rompi khusus selama X-rays.
Kickstarter menerima pesanan sebanyak 77 selama delapan hari sejak kemunculan The Gravity Blanket. Sebetulnya "The Gravity Blanket" bukan inovasi baru. Beberapa ahli terapi sudah menggunakan selimut tebal dan berat selama bertahun-tahun untuk mengurangi rasa gelisah dan stres terutama pada anak-anak yang menunjukkan gejala kelainan seperti autisme.
"Para pengguna selimut tebal dan berat dilaporkan mengalami perubahan signifikan terkait dengan gelisah dan stresnya dibanding dengan mereka yang tidak menggunakan selimut tebal dan berat saat istirahat di malam hari," jelas pakar terapis di Universitas Sydney, Justin Scanlan.
(wk/)