Menkominfto Sebut Indonesia Sudah Bebas dari WannaCry, Benarkah?
Nasional

Ini alasan Menkominfo Rudiantara berani mengatakan Indonesia sudah bebas dari serangan WannaCry.

WowKeren - Serangan virus WannaCrypt atau WannaCry tengah meresahkan publik internasional, tidak terkecuali Indonesia. Ransomware ini kabarnya juga menyerang sistem RS Dharmais hingga membuat pelayanannya terganggu.

Namun, baru-baru ini Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan jika Indonesia sudah bebas dari WannaCry. Menurutnya virus tersebut tidak berdampak signifikasi di Indonesia apalagi dengan tangkasnya pencegahan yang dilakukan.

"Boleh dikatakan hari ini sudah tidak ada isu lagi mengenai WannaCry, tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia," ujar Rudiantara. "Nah banyak yang melakukan ini, masuk kantor cabut kabelnya, matikan WiFi dan LAN kemudian secepatnya back up data dan unduh antivirus jadi langsung terproteksi."

Rudiantara menjelaskan meski kini masih ada korban WannaCry yang masih belum bisa membuka data, namun jumlahnya tidak banyak. Di Indonesia sendiri korban virus ini hanya puluhan, tidak seperti di negara lain yang bisa mencapai ribuan.


"Kita tahu Rumah Sakit Dharmais (kena) tapi tidak seluruhnya. Ada juga Samsat di luar Jawa, di Sulawesi, juga ada perusahaan perkebunan dan manufaktur. Tapi hanya puluhan komputer dari mereka dan satu perusahaan mungkin tidak lebih dari 10 unit," imbuhnya.

Seperti diketahui, WannaCry sendiri merupakan virus yang menyebar melalui internet dengan memanfaatkan celah keamanan. Pengguna kemudian diminta tebusan USD 300 agar data bisa kembali.

Pihak Menkominfo sendiri sebelumnya telah menganjurkan agar masyarakat yang menjadi korban ini tidak membayar tebusan. Melalui situsnya, mereka juga menjelaskan pencegahan virus ini salah satunya dengan mengupdate Windows, memutus jaringan internet hingga membuat salinan data.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait