Pihak Partai Demokrat memberikan penjelasan atas beredarnya spanduk AHY di Bali, apa?
- Tim WowKeren
- Rabu, 31 Mei 2017 - 07:42 WIB
WowKeren - Belakangan di Denpasar, Bali banyak beredar spanduk-spanduk yang berisikan pesan-pesan disertai foto Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Spanduk tersebut diketahui tersebar di sejumlah titik dan persimpangan jalan sehingga terlihat jelas oleh masyarakat.
Beredarnya spanduk tersebut tak pelak menimbulkan sejumlah spekulasi di kalangan publik jika AHY akan maju Pilgub Bali. Namun hal tersebut segera dibantah oleh pihak Partai Demokrat.
"Saat sekarang ini bulan Ramadan. Tentu bulan yang penuh berkah ini, para kader partai melakukan introspeksi. Dalam suasana introspeksi Ramadan inilah para kader Partai Demokrat ingin berbagi dengan sesama dan ingin mengingatkan kepada sesama yang direpresentasikan dalam street branding dengan pesan-pesan moral yang cukup menyentuh," ujar Ketua DPP Demokrat Didik Mukrianto dilansir dari Detik.
Terkait penggunaan foto AHY sendiri, Didik mengatakan jika itu merupakan bentuk kecintaan kader Demokrat terhadap AHY. Menurutnya hal seperti itu tidak hanya terjadi di Bali, tapi juga daerah-daerah lain di Indonesia.
"Kalaupun dalam branding tersebut kader-kader Partai Demokrat menggunakan branding Mas AHY, tentu itu bagian kecintaan dan harapan yang besar kepada Mas AHY sebagai bagian the future leader untuk bangsa ini," imbuhnya. "Tidak berlebihan apabila kader berharap agar kiprah politik Mas AHY ke depan bisa mewakili aspirasi mereka sebagai pemimpin masa depan. Street branding yang dilakukan kader bukan hanya di Bali. Saya mengamati kader-kader PD dari seluruh wilayah Indonesia juga melakukan hal yang sama seperti yang di Bali."
Lebih lanjut, Didik menjelaskan jika AHY memang sosok pemimpin yang banyak didambakan. Namun, ia sekali lagi menegaskan jika putra sulung mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tidak ingin maju di Pilgub Bali.
"Tentu sebagai sosok pemimpin dan negarawan muda, Mas AHY menjadi dambaan dan harapan para kader demokrat. Mas AHY bukan hanya untuk Bali. Kita berharap melalui visi, misi, ide, dan gagasan beliau yang sangat cemerlang dan genuine dapat menginspirasi dan melahirkan harapan serta semangat baru untuk Indonesia," jelas Didik. "Saya melihat Mas AHY tidak ada preferensi untuk Bali."
Sementara itu, AHY sendiri mencuri perhatian publik saat ia memilih meninggalkan karir militernya dan menerjunkan diri ke politik saat maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Kini setelah ia gagal terpilih, banyak yang penasaran, apa langkah politik suami Anissa Pohan ini selanjutnya.
(wk/)