Ini pertimbangan yang membuat Barack Obama diusulkan menjadi CEO baru Uber.
- Tim WowKeren
- Senin, 26 Juni 2017 - 14:28 WIB
WowKeren - Travis Kalanick mengundurkan dari jabatannya sebagai CEO Uber sejak pekan lalu. Kini publik mulai bertanya-tanya siapa yang akan menggantikan Travis menduduki posisi tersebut.
Menariknya Managing Director Global Equities Research, Trip Chowdhry mengusulkan Barack Obama sebagai CEO baru. Nama Presiden Amerika Serikat (AS) ke-44 ini muncul usai Trip melakukan diskusi dengan sejumlah pihak.
Trip mengatakan ada sejumlah pertimbangan mengapa ia mengusulkan Obama. Politikus dari partai Demokrat ini dinilai memiliki kemampuan yang mumpuni dan pemikiran yang out of the box.
"Developer percaya jika mantan Presiden AS Barack Obama bisa menjadi pimpinan baru untuk Uber," ujar Trip. "Mantan Presiden Obama memiliki bakat yang luar biasa, pemikiran yang out of the box dan CEO yang tepat untuk Uber."
Obama sendiri setelah pensiun sebagai Presiden AS beberapa waktu lalu tampaknya memang belum menduduki jabatan tertentu. Ia masih menikmati waktunya dengan liburan dan sesekali menjadi pembicara.
Sementara itu, Travis Kalanick diketahui mengundurkan diri setelah diminta oleh kelompok dominan investor Uber. Namun pengunduran dirinya ditolak oleh sebagian pegawai yang mendorong mereka membuat petisi untuk membatalkan keputusan tersebut.
(wk/)