Ada empat kategori utama yang harus disensor secara otomatis tanpa bisa ditoleransi. Apa saja?
- Tim WowKeren
- Rabu, 12 Juli 2017 - 17:41 WIB
WowKeren - Media Korea bisa dibilang tak kalah ketat dari Indonesia jika menyangkut urusan sensor. Stasiun televisi publik seperti KBS, SBS serta MBC tak akan segan memburamkan hal-hal yang wajib terkena sensor.
Faktanya ada empat kategori utama yang harus disensor secara otomatis tanpa bisa ditoleransi. Jika pernah tinggal di Korea, kalian pasti melihat hal-hal ini diburamkan di setiap drama atau variety show.
1. Senjata
Senjata seperti pisau selalu disensor di setiap tayangan. Sementara pedang di drama sageuk bebas sensor, pisau atau belati yang biasa digunakan sebagai senjata di adegan tertentu wajib diburamkan. Korea Communications Standards Commission (KCSC) mengeluarkan peraturan sensor untuk segala hal yang bisa menyebabkan kejutan, kegelisahan atau rasa jijik pada penonton.
2. Rokok
Rokok memang hal yang cukup biasa di Korea, tapi stasiun televisi bukan termasuk penggemar merokok. Faktanya, rokok adalah salah satu item yang paling banyak disensor di televisi. Mengingat rokok bukan termasuk hal yang "ramah keluarga" untuk ditunjukkan pada penonton.
3. Tato
Korea masih cukup konservatif dalam hal tato. Untuk membuat program "ramah keluarga", stasiun TV akan memburamkan tato atau meminta mereka untuk memakai plester untuk menutupi tato. Contohnya tato Jay Park yang sering ditutupi atau disensor saat tampil di televisi.
4. Merek
Meski produk bermerek sering dipromosikan lewat program TV, stasiun penyiaran akan menyensor nama dan logo merek yang tak bekerjasama dengan acara mereka. Biasanya sensor mereka dilakukan untuk mencegah tuntutan hukum atau mencegah iklan gratis, bahkan keduanya. Tim produksi akan melakukan apapun untuk menyembunyikan logo merek agar tak muncul di layar. Misalnya, saat Black Pink tampil di "Running Man". Variety SBS itu menyensor semua logo "Guess" di kaus mereka.
(wk/)