Simak penjelasan lebih lanjut Wapres JK terkait penggunaan dana haji untuk infrastruktur.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 Juli 2017 - 20:24 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo sempat dana haji diinvestasikan untuk proyek infrastruktur. Namun hal tersebut rupanya menuai beragam kritikan dari sejumlah pihak.
"Jadi, bagaimana uang yang ada, dana yang ada ini, bisa dikelola, diinvestasikan ke tempat-tempat yang memberikan keuntungan yang baik," ujar Jokowi saat itu.
Wakil Presiden Jusuf Kalla sendiri baru-baru ini memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Menurutnya langkah tersebut bertujuan untuk menghindari resiko inflasi nilai rupiah terhadap dollar.
"Dana itu tentu ada risikonya, karena ongkos hajinya itu dibayar dengan dollar. Kalau tidak diupayakan, akan inflasi dan terkait daya beli, maka harus diinvestasikan ke proyek yang menguntungkan yang juga umumnya terkait dengan dollar," ujar JK baru-baru ini.
Menurut JK investasi dana haji di bidang infrastruktur lebih menguntungkan, contohnya seperti pembangunan tol. Meski begitu ada kemungkinan dana itu digunakan untuk sektor lain seperti perkebunan sawit.
"Katakanlah jalan tol, kalau keuntungannya saja 15 persen per tahun akan lebih tinggi dari inflasi. Harus diinvestasikan ke lebih tinggi dari inflasi kalau tidak akan bangkrut bisa-bisa tidak naik haji. Itu alasannya," pungkasnya.
(wk/)