Obat Nitrazepam tersebut bisa mengancam nyawa pemakainya bila disalahgunakan dengan obat lain atau diminum bersama alkohol.
- Tim WowKeren
- Kamis, 03 Agustus 2017 - 17:45 WIB
WowKeren - Tora Sudiro dan Mieke Amalia ditangkap polisi di rumahnya di kawasan Tangerang Selatan, Kamis (3/8) sekitar pukul 10:00 WIB. Dalam pemeriksaan polisi, Tora dan Mieke positif memakai obat keras Dumolid.
Mereka menggunakan obat itu untuk mengobati penyakit susah tidur. Tora rupanya memakai obat itu atas saran seorang teman.
"Dia pengakuannya ditawari temannya. Kalau susah tidur, minum itu saja. Mereka juga nggak tahu itu mengandung psikotropika," kata Kasat Narkoba Polres Jaksel Kompol Vivick Tjangkung pada detikcom. "Pengakuannya setahunan (mengkonsumsi). Tapi minum itu pas kalau susah tidur saja."
Total ada 30 butir Dumolid yang diamankan oleh polisi. Yang bikin merinding, obat keras itu ternyata cukup berbahaya bila dikonsumsi berlebihan dan tanpa resep dokter.
Dumolid merupakan merek dagang dari obat Nitrazepam. Itu merupakan obat keras yang dipakai untuk mengobati orang yang mengalami gangguan susah tidur level atas, ansietas berat, dan gangguan panik.
Nitrazepam yang merupakan psikotropika golongan IV bisa menyebabkan kecanduan sangat tinggi. Situs hellosehat.com mengungkap kalau Dumolid bisa menyebabkan sakau, kejang, stroke, serangan jantung atau halusinasi bila berhenti mengonsumsi secara tiba-tiba setelah lama kecanduan.
Gejala sakau Dumolid bahkan dikatakan lebih buruk dari gejala sakau heroin. Jika disalahgunakan bersama obat lain atau diminum bersama alkoholo, efeknya bisa berupa koma bahkan meninggal dunia.
(wk/)