Begini cara unik warga Solo protes terhadap insiden bendera Indonesia terbalik di SEA Games 2017.
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 Agustus 2017 - 19:49 WIB
WowKeren - Kemarahan masyarakat Indonesia terhadap insiden bendera merah putih terbalik di SEA Games 2017 di Malaysia masih bergejolak. Sejumlah aksi protes pun dilakukan di berbagai kalangan. Seorang warga solo, misalnya, yang melakukan aksi balas dendam dengan cara unik seperti ini.
Seorang warga Surakarta berkeliling kota Solo dengan mobil sedan berwarna hitam. Di bagian belakang mobil, ia memasang bendera Malaysia terbalik. Aksi protes unik ini pun direkam oleh pemilik akun Instagram, @Essa_Hebat. Video tersebut kini menjadi viral di jejaring sosial.
"Ini adalah bentuk pembalasan, dimana bangsa Indonesia kecewa gegara ulah Malaysia bendera Indonesia di balik," ucap narator dalam video tersebut. "Sekarang giliran ada orang Solo yang membalik bendera Malaysia. macam pula lah kau, gimana perasaan kau?"
Video ini sudah ditonton ribuan kali dan mendapatkan komentar dari masyarakat Malaysia. Tak sedikit netizen asal Negeri Jiran itu memohon maaf kepada masyarakat Indonesia dan meminta agar tidak membesar-besarkan masalah tersebut.
"Jangan la kita marah dgn kesilapan manusia. Tiada yang sempurna selain pencipta. Sy wakil dr rakyat malaysia memohon maaf atas kesilapan negra kami," tulis pemilik akun empayar_shop3. "Jgn lah mencemarkan nama baik indonesia sedgkn pemerintah mu bersusah payah memajukan indonesia di mata dunia."
"Kami rakyat malaysia terkejut dengn kejadian ini. Kalau kami boleh putar waktu. Kami cuba buat yang terbaik lagi. Tetapi yang membuat adalh manusia dan mesin utk mencetak tidak ada yang sempurna yang sempurna adalh allah," sambungnya. "Islam itu indah... Ini lah ujian yang allah bagi bagi negara kami utk sukan sea. Jom saudara sesama islam kita support saudara kita di sukan sea. Tingktkn semangat mereka.i love indonesia dan malaysia."
Menanggapi aksi tersebut, Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menyikapi masalah itu. "Jangan terbawa emosi agar semua diselesaikan antar pemerintah saja. Kalau kita melakukan tindakan yang sama, artinya kita juga sama saja dengan mereka. Jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang beredar," tegas Andy.
(wk/)