Berikut komentar PSSI terkait insiden maut yang menewaskan seorang supporter dalam laga Indonesia vs Fiji.
- Tim WowKeren
- Rabu, 06 September 2017 - 11:47 WIB
WowKeren - Direktur Media PSSI Gatot Widakdo mengaku sudah melaporkan insiden petasan maut di Stadion Patriot, Bekasi pada Sabtu (2/9) kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Dia pun berharap PSSI tak disanksi oleh AFC terkait kejadian yang menewaskan seorang suporter Indonesia tersebut.
"Kami sudah melaporkan hal itu kepada AFC," ungkap Gatot dilansir dari Jawapos, Selasa(5/9). "Kami sudah menjelaskan secara rinci kronologi itu. Sebenarnya itu terjadi setelah pertandingan, semoga tak ada sanksi."
Gatot menambahkan, PSSI mengingatkan agar kejadian itu tidak terulang lagi. Pasalnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Asia U-19. "Tahun depan kami akan jadi tuan rumah. Nah yang ditakutkan hal itu bisa batal tergelar," pungkas dia.
AFC sendiri sebelumnya sudah buka suara terkait insiden tersebut. Akan tetapi bukan soal sanksi, melainkan ucapan turut berduka cita.
"Saya akan sangat berterima kasih jika Anda (Edy) bisa menyampaikan simpati kami yang mendalam kepada keluarga dari korban dan rekan dari suporter yang telah tiada itu," ungkap Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa. "Terima ucapan duka saya yang sangat mendalam dan sepenuh hati atas tragedi ini."
Seperti diketahui, dalam laga Indonesia vs Fiji, seorang oknum tak terpuji menyalakan petasan ke arah suporter lainnya. Akibatnya, salah seorang suporter bernama Catur Yuliantono tewas karena terkena api petasan. Ia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
(wk/)