Posting Adegan Parodi G30S/PKI di Film 'Jomblo', Hanung Bramantyo Dikritik
Film

Di bawah ini postingan Hanung Bramantyo terkait G30S/PKI yang menuai kritikan netter.

WowKeren - Belakangan ini, publik sedang dibuat heboh dengan wacana untuk dibuatnya kembali film tentang Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). Presiden Joko Widodo sendiri bahkan telah menyetujui dan berharap akan ada sineas di Tanah Air yang bersedia terlibat dalam proyek film tersebut.

Tak lama setelahnya, sineas seperti Christine Hakim hingga Ki Kusumo mengaku bersedia mengambil kesempatan ini. Terlepas dari semua itu, baru-baru ini sutradara Hanung Bramantyo turut merespon.

Melalui akun Instagramnya, Hanung mengunggah adegan "pembantaian" para jenderal. Akan tetapi yang diunggah adalah potongan adegan parodi yang ada dalam film terbarunya, "Jomblo" yang menampilkan Ge Pamungkas, Arie Kriting, Deva Mahenra dan Richard Kyle.


Melihat postingan Hanung, netter melayangkan protes dan kritikan. Sutradara film "Kartini" itu dinilai melakukan tindakan tidak menghormati sejarah lantaran foto dan caption yang diunggahnya.

"Maaf mas saya rasa adegan di lubang buaya itu sedikit penghinaan terhadap beberapa jenderal yg di tawan disana... Sy rasa sedikit kurang respect terhadap para keluarga yg di tinggalkan.. Mohon maaf mas @hanungbramantyo atas kritik saya... Semoga sukses selalu," komentar akun kiakembar****0. "Jangan parodikan perisitiwa berdarah yang riskan menimbulkan perdebatan," ujar pemilik akun _ar***tri.

Bagaimana menurut kalian?

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!