Berikut ini penjelasan Siwon terkait pernyataan lawas yang membuat dirinya dituding pro-Jepang.
- Tim WowKeren
- Rabu, 25 Oktober 2017 - 12:56 WIB
WowKeren - Selain kasus anjing peliharannya, Bugsy, Choi Siwon Super Junior juga didera kontroversi lainnya. Bintan "Revolutionary Love" itu dituding pro-Jepang gara-gara pernyataannya dalam sebuah wawancara lama dengan media Jepang.
Dalam pernyataannya itu, Siwon mengungkap kalau Toyotomi Hideyoshi (orang yang berperan dalam invasi Jepang ke Korea) adalah salah satu tokoh yang disukainya. Tak pelak, pernyataan tersebut membuatnya semakin dikritik netter.
Menanggapi hal ini, pihak Siwon merilis pernyataan resmi pada Selasa (24/10). Di sini, penyanyi sekaligus aktor kelahiran 1986 tersebut menjelaskan makna di balik perkataannya yang menjadi kontroversi.
"Aku tidak punya niat lain dan saat pertanyaan itu (hal yang diingat Siwon saat memikirkan Jepang) ditanyakan, aku sedang membaca novel 'The Longing'," ujar Siwon melalui perwakilannya. "Aku membicarakan buku dan karakter."
Di sisi lain, Kantor Distik Gangnam Seoul telah mengirimkan tagihan denda kepada keluarga Siwon. Mereka dikenai denda karena dianggap lalai memasang tali pengikat pada Bugsy.
(wk/)