Toko kue Chocolicious menolak pesanan kue dengan ucapan selamat Natal. Begini kata netizen.
- Tim WowKeren
- Senin, 25 Desember 2017 - 08:43 WIB
WowKeren - Baru-baru ini toko kue bernama Chocolicious menjadi sorotan netizen. Pasalnya toko kue yang berlokasi di Makassar tersebut menolak pesanan kue dengan tulisan selama Hari Natal.
Sehari menjelang Natal, Chocolicious mengunggah postingan permintaan maaf terkait keputusan mereka menolak untuk membuat kue dengan ucapan selamat Natal. Alasan utama mereka adalah ingin menjalankan prinsip agama.
Alhasil Chocolicious ramai diperbicangkan netizen di media sosial. Banyak netizen yang mengaku kesal lantaran sikap toko kue tersebut dinilai rasis. Tak sedikit dari mereka yang memprotes dengan kritik pedas bahkan hujatan.

"Jualan agama biar laku, ga mau ucapin tapi mau nerima duit dari orang yg beli disitu ga se agama," kritik akun @budi_***ef. "Ganti nama min... Chocolicious itu bahasa kafirun," tambah akun @audre***ather. "Kalo menolak menuliskan Selamat Natal pada kuenya, Harusnya juga menolak pembelian/pemesanan dari non muslim, biar lebih afdol pendapatannya," sahut akun @rama***zka.
"Untuk Chocolicious Indonesia, saya menghargai komitmen anda tidak menyediakan ucapan Natal karena bertentangan dgn keyakinan anda. Andapun hrs menghargai bahwa kami tidak akan mengkonsumsi produk anda. Karena buat kami haram mengkonsumsi produk rasis," cuit akun @Adity***snu.
Namun ada juga netizen yang mendukung keputusan Chocolicious. "Semangat terus ya. Semoga toko nya laris terus dan semoga berkah. Amin. Selain di makassar, buka cabang di kaltim gak? Saya ingin beli..." komentar akun @ati***e. "Alhamdulillaah.. semoga berkah," pungkas akun @jemm***ndrayana.
(wk/)