Pemesan video diduga warga negara Rusia yang dikenal melalui grup Facebook.
- Tim WowKeren
- Selasa, 16 Januari 2018 - 10:18 WIB
WowKeren - Kasus pemeriksaan terhadap pembuat video porno yang melibatkan seorang bocah dan perempuan masih berlanjut. Pelaku pembuatan video telah berhasil ditangkap oleh polisi. Kini, Polri akan bekerja sama dengan interpol untuk tangkap penadah video yang diduga warga negara Rusia.
Pihak Bareskrim Polri sudah menghubungi interpol untuk meminta kerja sama terkait penadah video porno. Mengenai nilai jual pemesanan tersebut, Polri mengungkap pahwa pihaknya masih menyelidiki. Polri juga enggan dituduh bila kejadian ini disebabkan karena Polri sudah kecolongan.
"Ini pesenan orang Rusia. Jadi, itu sedang kita kerja samakan dengan interpol. Dari Bareskrim sudah hubungi Interpol. Nilainya saya tidak tahu berapa jualnya, " ungkap polisi. "Yah gak juga. Masa semua orang harus mengawasi sampai situ."
Sutradara pembuat film porno tersebut, Muhamad Faisal Akbar, mengaku menjual adegan tak senonoh itu ke seorang berinisal R. Penadah tersebut mengaku sebagai warga negara Rusia. Namun, polisi akan mengecek kebenaran tersebut.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, bahwa dimulainya (perkenalan dengan R) dengan pertemanan di Facebook," kata Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Umar Surya Fana. "Nama groupnya FIKA."
Video porno yang diperankan oleh seorang bocah dan perempuan ini diduga direkam pada bulan puasa. Orang tua anak pemeran video juga diduga terlibat dalam pembuatan video tersebut.
(wk/)