Baim Wong memutuskan menunda syuting di Apparalang setelah kejadian tenggelamnya wisatawan.
- Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:03 WIB
WowKeren - Aktor dan produser Baim Wong mengungkapkan bahwa ia berada di lokasi syuting di Apparalang sehari sebelum terjadinya tragedi tenggelamnya seorang wisatawan bernama Elmi Febrianti. Keputusan untuk menunda syuting dibuat setelah Baim menilai kondisi ombak di lokasi tersebut sangat berbahaya.
Baim menceritakan, "Memang benar, sebelum kejadian tragis di Bulukumba, sehari sebelumnya saya ada disana. Seharusnya direncanakan hari itu ada stunt yang mau melakukan terjun dari tebing Apparalang yang tingginya setau saya 20 meter," ujarnya. Namun, setelah melihat keadaan di lapangan, ia dan tim memutuskan untuk tidak mengambil risiko.
"Tapi karena keadaan, mereka enggak berani. Dan kita mengutamakan keselamatan walaupun sudah datang ke Bulukumba," lanjut Baim. Ia juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Elmi Febrianti. "Saya pribadi mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga dari Elmi Febrianti. Semoga segala dosa-dosanya dihapuskan dan semua amal ibadahnya diterima di sisi Allah," tutup Baim.
Menyangkut rencana syuting yang tertunda, Baim mengaku harus mempertimbangkan banyak hal. Ia menyadari bahwa tidak ada kepastian kapan ombak di lokasi tersebut akan lebih tenang. "Timingnya kapan (syuting), kalau ombaknya tidak besar, riskan. Lagi dipikirin gimana, ganti skenarionya kah, adegannya? Atau gimana. Gede banget ombaknya," tuturnya.
Tragedi yang menimpa Elmi terjadi saat ia berkunjung ke kawasan Tebing Apparalang, Desa Ara, bersama kerabatnya. Kejadian ini menjadi perhatian publik dan menimbulkan diskusi mengenai keselamatan di lokasi wisata, terutama yang memiliki kondisi alam yang berisiko.
(wk/timw)