Ini kata pihak Uni Budaya dan Seni Pop Korea yang terkesan lebih berpihak pada agensi...
- Tim WowKeren
- Sabtu, 20 Januari 2018 - 15:31 WIB
WowKeren - T-ara secara resmi telah mengajukan dokumen penolakan atas pengajuan pendaftaran hak cipta nama grup mereka. Langkah tersebut merupakan jawaban para member dari niat MBK Entertainment untuk mematenkan nama T-ara.
Hal ini pun menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Uni Budaya dan Seni Pop Korea. Jumat (19/1) kemarin, pihak mereka memberikan pernyataan terkait kasus MBK versus member T-ara.
"Agensi telah menghabiskan banyak waktu dan usaha untuk membentuk, memproduksi, merencanakan, menemukan dan berinvestasi pada grup untuk menambah aktivitas dan popularitas," ujar pihak Uni Budaya. "Sebagai tambahan, bisa dimaklumi kalau agensi/pemilik akan mengklaim kepemilikan dari karya mereka dan agensi memiliki hak untuk melindungi kepemilikan semacam itu.
"Sudah menjadi hak MBK yang sudah memproduksi, membuat dan merencanakan T-ara untuk mengajukan kepemilikan atas nama tersebut," lanjut mereka. "Ini bukan hanya masalah antara MBK dan T-ara, tapi juga diakui sebagai masalah hak-hak grup dan perlindungan kepentingan sebagai anggota Uni Budaya dan Seni Pop Korea. Oleh karena itu, MBK memiliki hak yang sah untuk mengajukan hak cipta dari T-ara."
Sementara itu, Kim Kwang Soo yang merupakan CEO MBK juga telah merilis pernyataan terkait perselisihannya dengan T-ara. Ia mengaku hanya ingin melindungi nama T-ara dan tak berencana untuk mendebutkan member baru di bawah nama tersebut.
(wk/)