Berikan Tribut untuk Prince di Super Bowl, Justin Timberlake Malah Dikritik
Musik

Mantan tunangan Prince, Sheila E. juga menunjukkan kekecewaannya kepada Justin.

WowKeren - Justin Timberlake memang sukses menguncang panggung Super Bowl 2018 pada Minggu (4/1) lalu. Dalam penampilan tersebut, penyanyi berusia 37 tahun itu menyanyikan 10 lagu tanpa henti.

Salah satu lagu yang ditampilkan adalah "I Will Die 4 U" milik Prince. Justin menyanyikan lagu tersebut sebagai tribut atau bentuk penghormatan kepada mendiang musisi itu mengingat ajang Super Bowl 2018 diadakan di Minnesota, tempat kelahiran Prince.

Dalam penampilan tersebut, Justin memainkan piano putih saat menyanyikan "I Will Die 4 U". Sementara ia menyanyi, ada cuplikan Prince yang ditunjukkan lewat proyektor atau hologram. Seluruh isi stadion pun seakan bisa menonton Prince kembali.

Meskipun penampilan tersebut mengesankan, namun Justin justru menuai kritikan dari para penggemar Prince. Pasalnya, penyanyi legendaris asal Minnesota itu pernah mengutarakan ketidaksukaannya terhadap hal virtual, apalagi hologram.

Bukan hanya para penggemar, mantan tunangan Prince, Sheila E. juga menunjukkan kekecewaannya atas hologram tersebut. Sebelumnya, ia mengaku telah berbicara dengan Justin agar tidak menggunakan hologram.

"Aku telah berbicara dengan Justin dan dia ingin memberikan penghormatan kepada prince serta Purple fans," tulis Sheila. "Aku berharap ini akan menjadi penampilan yang menakjubkan. Tanpa adanya hologram."

Sementara itu, ini bukan pertama kalinya Justin Timberlake tampil di Super Bowl. Justin tercatat sudah tiga kali menjadi penampil dalam ajang olahraga tersebut.

Pada tahun 2010 silam, pelantun "Filthy" itu tampil bersama NSYNC. Kemudian pada 2004 lalu, Justin kembali tampil bersama Janet Jackson. Namun sayangnya, saat itu ada insiden malfungsi pakaian yang membuat bagian dada Janet terlihat di depan seluruh penonton.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait