Bukan 'Game of Thrones', 'Lord of the Rings' Jadi Serial Televisi dengan Biaya Termahal
TV

Amazon menggelontorkan dana sebesar USD 500 juta (sekitar Rp 6,8 triliun) untuk memproduksi dua serial 'Lord of the Rings' beserta biaya promosinya.

WowKeren - Saat berbicara mengenai serial televisi termahal, kebanyakan penggemar pasti akan memikirkan "Game of Thrones". Seperti yang diketahui, serial favorit HBO itu memang disebut-sebut menyiapkan biaya yang fantastis dalam proses produksinya. Apalagi mengingat honor para pemeran yang akan meningkat tiap tahun.

Namun faktanya, "Game of Thrones" bukanlah serial televisi termahal. Pasalnya, Amazon telah berencana untuk membuat serial adaptasi dari buku J.R.R Tolkien, yaitu "Lord of the Rings".

Dilansir Screenrant apda Rabu (21/3), produksi "Lord of the Rings" diperkirakan menghabiskan biaya sebesar USD 500 juta (sekitar Rp 6,8 triliun). Sedangkan dana yang dikeluarkan untuk hak cipta karya Tolkien berkisar USD 250 juta (sekitar Rp 3,4 triliun).


Pihak Amazon sendiri disebut-sebut telah membuat persetujuan untuk memproduksi dua serial "Lord of the Rings" beserta biaya promosinya. Tentunya hal ini membuat "Lord of the Rings" menjadi serial televisi dengan biaya produksi termahal, bahkan melebihi pembuatan trilogy film "The Lord of the Rings".

Namun di balik biaya produksi yang fantastis, "Lord of the Rings" versi Amazon tidak akan mengangkat cerita mengenai petualangan seorang Hobbit bernama Frodo Baggins beserta cincinnya. Justru serial ini disebut-sebut akan mengisahkan prekuel dari film "The Lord of the Rings" yang belum pernah dirilis sebelumnya.

Meski demikian, hingga kini belum ada rincian lebih lanjut tentang serial tersebut, baik sutradara maupun para pemerannya. Namun tentunya para penggemar tidak sabar untuk segera menyaksikan serial ini, terutama bagi penggila seri film "The Lord of the Rings" serta "The Hobbit".

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait