Putuskan Jadi Vegan, Eva Celia Jual Koleksi Berbahan Kulit dan Pilih Tas Anyam
Selebriti

Eva Celia mulai menjual barang-barangnya yang berbahan kulit, wol, serta kasmir, dan memutuskan untuk tidak membelinya lagi.

WowKeren - Artis cantik Eva Celia memberikan pengakuannya sebagai seorang vegan. Tak lagi mengonsumsi makanan hewani, Eva juga mengaku tidak akan membeli produk-produk yang berasal dari binatang, seperti yang berbahan kulit, wol, juga kasmir.

"PERTANYAAN: Setelah kamu jadi vegan, apa kamu masih menggunakan bahan kulit?" ujar Eva di awal tulisannya. "Yah, ini yang sulit. Setelah saya memutuskan jadi veganisme, saya juga berhenti membeli barang berbahan kulit, wol, dan kasmir."

Meski beberapa sumber mengatakan produk hewani tersebut didapatkan secara etis, namun Eva tetap menyangkalnya. Menurutnya, ia tidak akan pernah tahu apakah barang yang ditemukannya di toko didapatkan secara etis atau tidak selama proses pembuatannya.

"Tidak ada pemberitaan bahwa beberapa jenis kulit adalah produk sampingan dari industri makanan dan sebaliknya," lanjut Eva. "Orang-orang mengatakan bahwa beberapa wol/kasmir diperoleh secara etis, tapi akui saja. KITA TIDAK AKAN PERNAH TAHU."

Sebelum memutuskan hal ini, Eva ternyata sudah melakukan riset dan menemukan tidak adanya transparansi dari industri-industri terkait. Hal tersebut membuat tekadnya bulat dan berakhir dengan menjual barang-barang koleksinya.

"Saya telah melakukan banyak riset dan industri ini tidak memberikan transparansi. Saya memutuskan untuk menjual barang-barang berbahan kulit saya, dan untungnya membuat mereka (barang-barang kulit) menemukan pemilik baru, tapi belum semuanya terjual," tambah Eva. "Barang yang tersisa adalah yang ada di dalam lemariku. Kadang gue pakai karena, yaaa sayang kalau nggak."

QUESTION: Now that you’re vegan, do you still wear leather? Well... this one is a toughy. Ever since I switched to veganism, I also stopped purchasing leather goods, wool and cashmere. It’s no news that some leather is a byproduct of the food industry and vice versa. People say that some wool/cashmere are obtained ethically, but let’s face it. WE WILL NEVER KNOW. I have done so much research and the industry offers zero transparency. I decided to sell my leather goods, and thankfully some of you have given them a new home, but not all of them have been sold. The ones that I still have are just sitting in my closet. Kadang gue pakai karena, yaaa sayang kalau nggak. and if I throw it away, I’m not promoting sustainability, am I? Honestly I DONT KNOW. I don’t have all the answer. I feel like this journey that I decided to take does have a lot of grey area. But. I’m willing to learn. I understand that transformation cannot happen overnight. I am, however, still very proud of the progress that I have made thus far. What do you guys think regarding this matter? And by the wayyyy, you can purchase my leather goods at @prelovedbyevasophia (numpang promo)

Sebuah kiriman dibagikan oleh Eva Celia (@evacelia) pada


Eva juga menyadari jika pilihannya ini masih dipenuhi oleh pro dan kontra. Meski begitu, ia tak akan berhenti belajar untuk menemukan jawaban yang lebih baik.

"Dan apabila saya buang, saya tidak melakukan promosi berkelanjutan, kan? Jujur saja, saya tidak tahu. Saya tidak punya semua jawabannya," tandas Eva. "Saya merasa perjalanan yang saya ambil ini memiliki banyak area yang masih abu-abu. Tapi, saya mau untuk belajar."

Menurut Eva, perubahan memang tidak bisa terjadi dalam hitungan hari. Ia pun merasa percaya diri dan bangga dengan perkembangannya sebagai vegan sejauh ini.

"Saya mengerti jika perubahan tidak bisa terjadi semalaman. Saya, bagaimanapun, masih sangat bangga dengan perkembangan yang saya lakukan sejauh ini," tandas Eva. "Bagaimana pendapat kalian tentang hal ini? Oh iya, kalian bisa membeli barang-barang berbahan kulitku di @prelovedbyevasophia (numpang promo)."

Unggahan Eva ini dikomentari oleh netter. Banyak dari mereka berbagi pendapatnya di kolom komentar, namun tak sedikit juga yang salah fokus dengan tas anyam Eva.

"Rlly want to living that vegan lifestyle but it ain't cheap (Pengin sekali hidup vegan, tapi itu tidak murah)," tulis akun @_yourvi***. "Dibandingkan sama makanan, ini yang jauh jauh jauh lebih susah sih emang," tambah akun @step***.

"Tasnya keceh @evacelia .. tas rotan aja kakak," tulis akun @elad***. "That bag tho (Tasnya itu loh)," ujar @enpange***. "Tas yg biasa dipke nenek gw ke pasar @stephanykart***," celetuk akun @yunilu***.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait