Netter merasa industri musik K-Pop masih unggul dalam beberapa hal dari negara lain.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Sabtu, 12 Mei 2018 - 12:52 WIB
WowKeren - Industri musik K-Pop saat ini bisa dibilang sedang memasuki titik puncak popularitas di dunia. Meski demikian, industri musik di negara lain seperti Jepang, Tiongkok serta Thailand kini pun sedang mengalami perkembangan pesat.
Belum lama ini, sebuah artikel di forum online mempertanyakan apakah industri musik K-Pop harus takut dengan perkembangan musik di negara lain tersebut. Menariknya, sebagian besar netter kompak yakin jika bukannya tergeser, industri musik K-Pop justru akan terus berkembang.
"Sejujurnya, negara kita adalah salah satu yang punya dance dan nyanyian sempurna. Kalian akan tertawa kalau membandingkan video musik mereka (negara lain) dengan milik kami. Tapi orang Korea memandang rendah idol yang justru menyebarkan reputasi K-Pop," tulis seorang netter.
"Melihat grup besar seperti Bangtan Boys, K-Pop memang luar biasa. Sejak BTS melonjak tiba-tiba, agensi lain mulai bersiaga dan mereka belajar bahwa kesuksesan domestik tidaklah cukup. Idol Korea sudah mencapai standar tertinggi sehingga kami tak menyadarinya tetap karena di Korea menjadi idol itu berat, persaingannya ketat dan kita gak punya pilihan selain berkembang," imbuh netter lain.
"Kupikir industri musik di negara kita gak akan bisa lengah dan malah akan jauh lebih berkembang. Lihatlah Jepang contohnya. Mereka gak akan bisa melakukan pertukaran seperti Galagos dan mereka lengah karena pasar mereka luas. Karena itu mereka benar-benar keluar dari arus sekarang. Pengaruh mereka di Asia menyusut banyak. Itulah yang terjadi saat kita jadi sombong dan lengah," sahut netter lain.
"Kita masih jauh di atas karena keterampilan kita dalam memproduksi musik sangat detail. Para producer peduli sampai hal terkecil seperti penguntit. Idol K-Pop sempurna dalam penampilan, lagu, kostum, MV dan konsep tapi mereka bahkan merasa itu tak cukup sehingga mereka muncul dengan konsep dunia mereka sendiri. Meski mungkin akan gagal kalau mereka masih punya fanbase yang besar," pungkas netter lainnya.
Bagaimana menurutmu?
(wk/amal)