Dispatch mengungkap fakta baru, pihak militer kembali buka suara dengan mengatakan ini.
- Selasa, 26 Juni 2018 - 11:14 WIB
WowKeren - G-Dragon baru-baru ini menjadi sorotan netter lantaran dilaporkan mendapat perlakuan khusus di rumah sakit militer. Menurut Dispatch, GD menggunakan ruangan khusus yang biasanya dipakai oleh kolonel dan memiliki berbagai fasilitas.
Terkait hal ini, pihak militer langsung buka suara dan membantah tegas. Bukan hanya itu, YG Entertainment selaku agensi juga membantah hal itu. Lebih lanjut, agensi menjelaskan masalah kesehatan GD sebelum ia menjalani militer.
Laporannya dibantah, media Dispatch pun kembali buka suara. Media yang kerap membongkar hubungan asmara para selebriti tersebut mengungkap fakta terbaru soal perlakuan khusus untuk GD di rumah sakit militer. Dalam artikel terbarunya, GD dilaporkan dirawat di ruang yang biasanya dipakai oleh para kolonel.
Bukan hanya itu, media tersebut juga mengungkap bahwa leader Big Bang tersebut dirawat di rumah sakit selama 30 hari dari 2 bulan. Menurut Dispatch, G-Dragon berada di rumah sakit dari 16 Mei hingga 25 Mei, kemudian pada 26 Mei hingga 1 Juni, dari 13 Juni hingga 16 Juni, dan kemudian dia telah berada di rumah sakit sekali lagi dari 19 Juni sampai 28 Juni nanti.
GD juga mengambil cuti pribadi dari 17 Juni hingga 18. Ini berarti bahwa dari bulan Mei dan Juni, GD terhitung mengambil 33 hari liburan. Kamarnya juga diklasifikasikan sebagai 'ruang kolonel'.
"Kami telah memeriksa laporan ke-2. Kami saat ini memeriksa apakah ruangan yang dia masuki adalah kamar untuk kolonel," jawab Departemen Pertahanan terkait laporan baru Dispatch. "Saat ini, pernyataan kami sama dengan kemarin."
Tentunya, pernyataan Dispatch ini membuat netter geger. Bukan hanya membahas perlakuan spesial dimana GD menempati ruang kolonel, netter juga menyindir habis-habisan GD yang menghabiskan 33 hari di rumah sakit.
"Aku bukan penggemar GD atau anti fansnya,tapi berbicara netral, bagaimana bisa dia tinggal selama 30 hari di rumah sakit selama 2 bulan?" komentar netter. "Militer dan YG sama-sama berbohong. Itu adalah ruang kolonel tetapi mereka mengklaim itu adalah ruangan kecil khusus untuk satu orang," sambung lainnya.
"Bukankah seharusnya semua prajurit diperlakukan sama? Terutama setelah semua artikel baru tentang tentara yang diperlakukan buruk? Pada saat seseorang memakai seragam tentara, mereka sama dengan prajurit lainnya," komentar yang lain. "Tolong perlakukan semua orang sama, itu seperti kehilangan semangat bagi para prajurit lainnya. Mereka semua orang yang melayani negara."
(wk/yusi)