Dipukuli teman satu grup, Chibin menderita luka di bagian wajah, telapak tangan dan kulit kepala.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Jumat, 27 Juli 2018 - 15:19 WIB
WowKeren - MASC belum menjalani kegiatan baru sejak comeback terakhir mereka pada Oktober 2017 dengan single berjudul "Do It". Namun kini fans dikagetkan dengan postingan Instagram salah satu membernya, Chibin.
Dalam postingan tersebut, Chibin mengklaim kalau ia dipukuli oleh satu member MASC yang lebih tua darinya (ia memanggil member tersebut "hyung" pada postingan). Parahnya, Chibin juga menulis kalau member tersebut tak berniat untuk minta maaf setelah apa yang ia lakukan.
"Kalau kau pikir aku baik-baik saja, maka itu kesalahan dan kesalahpahaman besar," tulis Chibin. "Hari itu kembali lagi dalam pikiranku saat aku mematikan lampu dan berbaring di kasur. Bekas lukanya masih ada di wajahku. Jangan pikir masa lalu hanyalah masa lalu. Aku tidak bisa melupakan hari itu. Hari di mana aku menangis sambil basah kuyup di bawah hujat melihat darahku mengalir..."
Fans tentu saja bertanya-tanya siapa member yang dimaksud Chibin. Spekulasi kemudian mengarah kepada ACE karena pada postingan, Chibin mengungkap kalau ia telah meng-unfollow member tersebut sedangkan satu-satunya member yang saat ini tak di-follow Chibin adalah ACE.
Spekulasi bahwa ACE pelakunya dibenarkan oleh salah satu teman Chibin. Lewat laporan langsung darinya kepada Insight, teman Chibin tersebut mengunggah foto-foto bagian tubuh Chibin yang luka-luka akibat dipukul serta mengkonfirmasi kalau pelakunya memang ACE.
Menurut teman Chibin, peristiwa pemukulan tersebut terjadi pada 8 Maret lalu. "ACE memukul kepala, wajah, dan bagian-bagian tubuh Chibin yang lain dengan payung yang rusak setelah dia melemparkannya ke tembok," ungkapnya.
Pada foto-foto yang dimuat dalam artikel Insight, kulit kepala serta telapak tangan Chibin terlihat lecet dan berdarah. Selain itu ada bekas memanjang dari pipi kiri ke rahang yang menurut pengakuan Chibin dalam postingannya, belas luka tersebut belum hilang hingga sekarang.