Simak pernyataan Ifan Seventeen soal foto bareng cewek di hotel berikut ini.
- Nur Khotimah
- Kamis, 27 September 2018 - 15:07 WIB
WowKeren - Riefian Fajarsyah alias Ifan baru-baru ini menjadi sorotan di media sosial. Vokalis band Seventeen ini menjadi perbincangan lantaran sejumlah akun gosip membagikan foto dirinya bersama seorang cewek di dalam hotel. Dalam foto itu, Ifan terlihat berbaring di ranjang hotel dan ditemani oleh seorang wanita di sampingnya.
Beredarnya foto tersebut diakui Ifan sempat membuatnya gelisah dan panik. Terlebih lagi, Ifan berstatus sebagai kader Partai PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) yang akan maju sebagai Caleg di Pemilu 2019 mendatang. Ifan pun bersumpah bahwa gosip muncul lantaran foto dirinya yang beredar di media sosial tersebut murni kesalahpahaman.
"Karena berkaitan dengan keluarga ya pasti panik. Ya Allah, apa pun kok bisa. Karena Wallah Alam, aku bene-bener enggak tahu. Disebar ke akun gosip, enggak tahu," kata Ifan ditemui WowKeren di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Lantas apakah gosip ini ada hubungannya dengan pencalonan Ifan di Pemilu 2019?
Ditanya soal ini, Ifan langsung membantahnya. "Masa jelek-jelekin diri kan enggak lucu. Kalau wakil rakyat mestinya yang baik baik. Ya aku harus mencontoh kan yang baik kan," lanjut pelantun hits "Jaga Selalu Hatimu" ini. Ifan sendiri akan maju sebagai Caleg untuk daerah pemilihan Kalimantan Barat I.
Sementara itu, Ifan juga mengatakan bahwa istrinya sempat marah dengan munculnya foto tersebut. "Marah pasti (sang istri). 'Kamu ngapain kok bisa ada foto ini?' (tanya istri Ifan). Cukup bijak walaupun marah. Tapi ada ruang logika untuk bicara," pungkas vokalis kelahiran 1983 itu.
Ifan sendiri berniat untuk melaporkan cewek yang diduga membagikan foto tersebut ke akun gosip. Ia merasa nama baiknya tercemar usai muncul gosip tersebut. Namun Ifan akhirnya membatalkan niatnya ini lantaran pihak pengacara meminta untuk mempelajari kasus itu lebih jauh.
"Harusnya hari ini kita prescon di Polda setelah membuat laporan di sana," jelas Ifan. "Cuma karena belum bicara sama penasihat hukum. Jadi pengin didalamin dulu. Nggak terlalu terburu-buru dulu."
(wk/nur2)