Netter terus menghujani Junhoe IKON dengan beragam komentar pedas menyusul kontroversi media sosial yang dibuatnya.
- Chusnul Chotimah
- Jumat, 28 September 2018 - 19:17 WIB
WowKeren - Kontroversi media sosial Koo Junhoe iKON masih terus dibahas oleh netter. Kali ini, mereka menyoroti sebuah artikel Bridge Econ via Nate yang menyebut Junhoe sebagai ikon dari kontroversi.
Seperti diketahui, Junhoe mengunggah postingan tentang Kitano Takeshi, artis Jepang yang pernah menyinggung publik Korea karena pernyataan kontroversialnya. Alih-alih langsung dihapus saat diingatkan fans, Junhoe justru membalas dengan komentar cuek dan agak kasar. Alhasil ia pun menuai kritik hingga hujatan dari netter.
Hingga kini, Junhoe terus mendapat komentar-komentar pedas, meski sudah meminta maaf sampai dua kali. Banyak yang menyindir karirnya di ambang kehancuran, tidak peduli ia bernaung di agensi besar seperti YG Entertainment.
Junhoe juga diminta menyontoh BTS (Bangtan Boys) yang mendengarkan pendapat para fans. Beberapa waktu lalu, grup yang digawangi RM (Rap Monster) dkk itu dengan tegas menolak kolaborasi dengan komposer ternama Jepang hanya karena fans melarang mereka.
"Dia adalah contoh yang menujukkan bahwa tidak peduli sekuat apa agensinya, ada idol-idol yang menghancurkan karirnya sendiri," komentar netter. "Dia berpikir bahwa para penggemarnya adalah babi. Itulah yang terjadi," sindir netter. "Berandalan tidak akan bisa menyembunyikan warna aslinya. Dia mencoba menyembunyikannya tapi kesal pada fans yang memberi nasehat," tambah netter lain.
"Aku memperhatikan bahwa beberapa orang menyebut Junhoe cuma menjadi bahan salah-salahan, tapi pernahkah kalian berpikir bagaiamana pola pikirnya sehingga skandal seperti ini terjadi? Fans mengkhawatirkannya dan berbaik hati menjelaskan padanya, tapi dia mengabaikan mereka dan kemudian merengek minta maaf setelah mengetahui skandal menjadi besar dan tidak terkontrol. Aku benar-benar kecewa padanya," ujar netter.
"Apa dia tidak melihat BTS? Mereka hampir saja bekerja sama dengan komposer sayap kanan Jepang (organisasi kontroversial) sampai fans melarangnya dan mereka membatalkan kolaborasi. Oke, fans bisa saja membiarkannya menyukai apa yang diinginkan tapi mereka pasti akan meninggalkannya. Selamat tinggal, ikon dari kontroversi," pungkas lainnya.
(wk/chus)