Awalnya mengaku dianiaya, Ratna ternyata hanya melakukan operasi sedot lemak di bagian pipi. Bagaimana pendapat Ustaz Abdul Somad?
- Silmi Amalia Fidareni
- Sabtu, 06 Oktober 2018 - 09:21 WIB
WowKeren - Publik Indonesia sedang memusatkan perhatian pada kasus yang menimpa Ratna Sarumpaet. Ibu kandung Atiqah Hasiholan ini menggemparkan publik dengan kebohongan soal penganiayaan yang menyerang dirinya. Tak heran jika Ratna menjadi perbincangan di seantero Indonesia.
Ratna awalnya mengaku dianiaya oleh sejumlah orang di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Memanipulasi segala cerita, Ratna sempat mendulang dukungan dari para politisi Tanah Air. Meskipun demikian, sejumlah kejanggalan mulai terungkap.
Benar saja, Ratna akhirnya mengaku bahwa ia berbohong soal wajah lebamnya yang dianiaya. Ia ternyata hanya melakukan operasi sedot lemak di pipi. Sontak, banyak orang langsung mengecam tindakan wanita berusia 69 tahun tersebut.
Kegaduhan kasus Ratna tersebut membawa sejumlah topik menarik, di antaranya adalah soal operasi plastik yang dilakukannya. Terkait hal ini, Ustaz Abdul Somad pun memberikan pendapatnya.
Dalam sebuah ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menerangkan mengenai hukum operasi plastik menurut Islam. Ia pun mengutip Hadis Riwayat Abdullah Ibnu Mas'ud yang mengatakan bahwa Allah melaknat beberapa tindakan yang berkaitan dengan operasi plastik. Hadis tersebut menerangkan bahwa Allah melaknat tukang pembuat tato, mencabut mencukur bulu mata, dan merubah ciptaan Allah.
Ustaz Abdul Somad juga menerangkan bahwa setan akan terus membuat orang-orang yang melakukan operasi plastik tersebut semakin berangan-angan. "Orang kecanduan operasi plastik, setan akan membuat dia sampai mati terus berangan-angan, engkau cantik engkau cantik engkau cantik, kau cukur alis, kau tanam itu kau cantik," terang Ustaz Abdul Somad dilansir TribunNews pada Sabtu (6/10).
Lebih lanjut, Ustaz Abdul Somad juga mengingatkan pada seseorang yang sudah melakukan operasi plastik untuk segera meninggalkannya. Selain dikecam dalam agama, operasi plastik juga menimbulkan serangkaian bahaya kesehatan. Mulai dari infeksi hingga kerusakan wajah akan mengintai para pelaku operasi plastik.
(wk/silm)