Dokter Buka Suara Soal Kematian Pretty Asmara, Ternyata Penyakitnya Separah Ini
Instagram/prettyasmara
Selebriti

Kepala Rumah Sakit Penganyoman menjelaskan secara detil tentang penyakit Pretty Asmara.

WowKeren - Publik kembali dikejutkan dengan kabar duka dari dunia hiburan. Kali ini datang dari Pretty Asmara yang dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (4/11) pagi di Rumah Sakit Penganyoman, Cipinang, Jakarta Timur.

Pretty meninggal dunia di tengah kasus narkoba yang menjeratnya. Menurut kabar yang beredar, Pretty meninggal dunia karena menderita penyakit paru-paru dan lambung.

Dokter dari Rumah Sakit Penganyoman tempat Pretty menjalani perawatan akhirnya angkat bicara. Kepala Rumah Sakit Pengayoman, Dokter Daniel, menjelaskan secara rinci tentang penyakit yang diderita oleh Pretty. Menurutnya, bintang "Saras 008" itu menderita infeksi di bagian paru-paru dan hati.

"Karena proses infeksi di paru-paru itu dengan infeksi di hati. Kemungkinan ada (riwayat penyakit) sebelum masuk ke rutan (rumah tahanan)," ujar Dokter Daniel di Rumah Sakit Pengayoman, pada Minggu (4/11). "Cuma mungkin mendiang enggak pernah check-up, pas masuk rutan baru keluar gejalanya."

Artis yang meninggal di usia 41 tahun itu mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pengayoman sejak 18 Oktober lalu. Menurut Dokter Daniel, kala itu Pretty mengeluh sering merasa pusing dan sesak nafas.

Pretty kemudian menjalani sejumlah pemeriksaan untuk penyakitnya ini. Ia juga menjalani rawat inap dan diketahui menderita gangguan paru-paru dan hati.


"Jadi, waktu diperiksa diduga ada gangguan pada paru-paru. Jadi, besoknya kami kasih oksigen waktu itu. Tahap pertama, kasih infus kemudian rawat inap," ungkap Dokter Daniel. "Besoknya diperiksa dokter spesialis, itu ada pembesaran di hati. Ada gangguan fungsi hati juga, selain gangguan fungsi paru."

Pretty kemudian diminta untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Ini karena dokter menemukan ada penimbunan cairan di antara paru-paru dengan pembungkus paru-paru Pretty. Sayangnya sebelum hasil pemeriksaan itu keluar, Pretty meninggal dunia.

"Tapi, belum keluar hasil pemeriksaannya, meninggal. Jadi di sini keadaannya sudah mulai membaik," tutur Dokter Daniel. "Tiba-tiba semalam drastis penurunannya, kami pasang oksigen."

"Pasien sudah gelisah, terus dicabut oksigennya," tambahnya. "Beberapa kali dipasang oksigennya, dicabut lagi. Enggak lama, jam 06.55 WIB menghembuskan nafas terakhir."

Menurut Dokter Daniel penyakit yang diderita Pretty ini kemungkinan terjadi karena gaya hidup. Apalagi Pretty memang mengkonsumi narkoba semasa hidupnya.

"Ya, mungkin (gaya hidup). Kan mendiang ada riwayat pakai narkoba," pungkas Dokter Daniel. "Setiap pasien masuk ke kami itu ada riwayat pakai narkoba. Kami periksa semua faktor pendukung. Dia murni karena infeksi paru-paru."

(wk/rays)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!