Simak respon Dok2 terkait berita sang ibu dituduh tidak membayar uang yang dipinjamnya 20 tahun lalu.
- Chusnul Chotimah
- Selasa, 27 November 2018 - 15:26 WIB
WowKeren - Kasus penipuan yang melibatkan keluarga artis sedang marak di Korea Selatan. Sebelum Rain, rapper Dok2 lebih dulu menyedot perhatian publik lantaran sang ibu yang dituduj meminjam uang tapi tidak pernah membayarnya kembali.
Menurut laporan Yeongnam Ilbo pada 26 November, pada akhir 1990-an, tepat setelah krisis keuangan IMF di Korea, ibu Dok2 meminjam 10 juta Won (sekitar Rp 130 Juta) dari teman sekolahnya (selanjutnya disebut A) dan kemudian menghilang.
Pada 2002, A mengajukan gugatan perdata menuntut uang itu dibayarkan kembali dan memenangkan gugatan pada tahun berikutnya. Namun A mengklaim bahwa mereka tidak pernah menerima uang. "Keluarga kami sedang berjuang untuk tinggal di satu kamar, tetapi menyaksikan Dok2 begitu sukses di TV, itu menyakitkan," ujar A.
Illionaire Records, ggensi Dok2 pun langsung menanggapi kabar tentang gugatan tersebut. "Pada saat gugatan, ibu Dok2 menyatakan bangkrut, jadi dia tidak memiliki kewajiban sesuai dengan hukum perdata dan pidana," ujar agensi.
Dok2 sendiri juga menanggapi tuduhan pada ibunya melalui siaran live Instagram. Ia mengatakan bahwa orang-orang seharusnya tidak mencoba menyeret namanya ke dalam kasus penipuan orangtua Microdot. "Sepertinya kau mencoba membawaku ke masalah ini karena kasus Microdot, tapi jangan membuatnya sama. Kami tidak pernah menghilang, kami ada di sini. Kami di Yongsan. Jika ada yang kau ingin katakan, kau bisa datang ke sini," ujarnya.
"Sepuluh juta Won? Apakah 10 juta Won akan mengubah hidup kita? Pada saat itu, kupikir ibuku meminjam uang karena ada hal-hal yang harus dia urus setelah restorannya gulung tikar. Aku selalu ada di sini. Aku tidak mengerti mengapa ini tiba-tiba muncul sekarang, tepat setelah berita tentang Microdot. Sepuluh juta Won? Ayo, bung. Itu adalah jumlah yang kuhabiskan untuk membeli makanan dalam satu bulan. Apakah meminjam uang dengan jumlah tersebut dan kemudian menghilang bisa meningkatkan kehidupan kami? Aku tidak pernah berbohong tentang tinggal di kotak kontainer, dan sampai 2011, orangtuaku juga mengalami kesulitan."
"Aku baru mulai mendapatkan miliaran Won tiga hingga empat tahun lalu. Jika uang yang kami pinjam adalah 1 atau 2 miliar won, bahkan 10 miliar won, kami akan memeriksanya, membayarnya kembali, dan meminta maaf, tapi mengatakan bahwa 'menyakitkan melihat saya menjadi sangat sukses' karena 10 juta Won yang dipinjam ibuku 20 tahun lalu untuk keadaan darurat karena restorannya, semuanya omong kosong."
"Ibuku tidak pernah melakukan penipuan, dan dia hanya mengikuti prosedur hukum. Kasus ini ditutup pada tahun 2003, dan dia belum diberitahu tentang hal tersebut sejak saat itu. Jika ada uang yang belum kau terima, bicaralah kepadaku secara pribadi."
Cara Dok2 merespon tuduhan pada ibunya rupanya menuai kritik. Meski tidak sampai melibatkan hukum, Dok2 disebut tidak sopan karena membicarakan 10 juta Won seolah uang dengan jumlah tersebut tidak berharga.
(wk/chus)