Puluhan Pekerja Proyek di Papua Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata, Diduga Ini Penyebabnya
Nasional

Inilah yang diduga menjadi penyebab puluhan pekerja proyek di Papua tewas ditembak kelompok bersenjata.

WowKeren - Sekitar 31 pekerja ditembak mati oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kejadian nahas tersebut terjadi pada hari Minggu (2/12), sehari setelah kegiatan upacara KKB berlangsung Sabtu (1/12) kemarin.

Para korban merupakan pekerja proyek jembatan dibawah naungan BUMN PT. Istaka Karya. Jembatan tersebut rencananya akan menghubungkan Kali Yigi dan Kali Aurak, di Distrik Yigi.


Menurut penuturan masyarakat, para kelompok bersenjata tidak terima lantaran para pekerja mengambil foto saat kegiatan upacara HUT KKB berlangsung. Upacara dilaksanakan di Distrik Mbua yang berbatasan langsung dengan Distrik Yigi.

Kejadian bermula saat salah seorang pekerja proyek mengambil foto ketika upacara dilakukan. Tak terima akan hal ini, kelompok bersenjata pun mengejar pekerja tersebut yang kemudian berimbas pada pekerja lainnya.

Sebanyak 24 orang dibunuh di camp dan 7 orang lainnya sempat melarikan diri walaupun akhirnya tertembak. Wakapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Dax Sianturi menuturkan, ia akan memastikan perkara ini terlebih dahulu.

“Ya itu baru sebatas informasi yang kita dapat dari masyarakat,” ujar Dax pada hari Selasa (4/12). “Kita tidak bisa spekulasi bahwa benar tapi ternyata kita belum mengecek langsung. Iya ada pembantaian, ternyata tidak. Jadi kita harus mengecek langsung kebenarannya.”

Menanggapi hal ini, personil gabungan Polri dan TNI pun segera bertindak dengan langsung menuju ke tempat kejadian perkara. Sayangnya, kelompok bersenjata telah memblokade jalan akses menuju Distrik Yigi sehingga hal ini menyulitkan langkah Polri dan TNI.

Hingga saat ini, jenazah para korban penembakan masih belum bisa diambil. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal optimis untuk bisa mengevakuasi korban dan menangkap para pelaku. “Kami selalu siap untuk mengevakuasi para korban dan juga menangkap para pelaku,” ungkap Kamal pada hari Senin (3/12).

Lokasi kejadian yang merupakan perbatasan antara Kali Yigi dan Kali Aurak adalah lokasi yang tidak memiliki akses komunikasi. Pembangunan jembatan di bawah PT. Istaka Karya merupakan salah satu upaya untuk membuka isolasi di wilayah tersebut.

Selain itu, kondisi medan di sana juga lumayan berat. Nduga sendiri merupakan kabupaten yang menghubungkan sebelas kabupaten lainnya di wilayah pegunungan tengah Papua. Inilah alasan mengapa Nduga merupakan tempat yang strategis untuk membangun infrastruktur seperti jembatan guna membuka isolasi di wilayah tersebut.

You can share this post!

Related Posts