Seorang anggota TNI AD dikabarkan tewas dalam peristiwa penembakan, siapa dan apa motif pelaku masih terus diselidiki oleh polisi.
- Silmi Amalia Fidareni
- Rabu, 26 Desember 2018 - 07:36 WIB
WowKeren - Peristiwa penembakan yang terjadi di Jatinegara, Jakarta Timur pada Selasa (25/12) malam masih menjadi hal yang misterius. Pasalnya, belum diketahui siapa pelaku dan apa motifnya dalam melakukan penembakan. Akibat kejadian ini, dikabarkan seorang anggota TNI tewas di lokasi.
Penembakan terjadi di depan RS Hermina, Jatinegara, Jakarta Timur sekitar pukul 23.20 WIB. Peristiwa penembakan tepatnya terjadi di Jalan Santa Maria, Jatinegara, Jakarta Timur. Pada saat itu, korban yang disebut anggota TNI AD bernama Letkol Dono Kuspriyanto ini tengah mengendarai mobil dinasnya.
Saksi di lokasi mengaku mendengar empat kali letusan senjata api. Penembakan diduga dilakukan dari arah belakang dan samping mobil yang dikendarai Letkol Dono. Setelah peristiwa tersebut, korban ditemukan tewas di dalam mobilnya. "Dari saksi di TKP sekitar pukul 23.00 WIB, terdengar bunyi tembakan sebanyak 4 kali," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, seperti dilansir dari Detik pada Rabu (26/12).
Sementara itu, polisi menemukan sebuah motor Yamaha NMax yang diduga ditinggalkan pelaku di lokasi penembakan. Pelaku diduga melarikan diri usai melakukan penembakan terhadap anggota TNI AD yang bertugas di Kesatuan Polisi Militer (Puspomad) ini. "Pelaku meninggalkan motor yang dikendarai dan bergerak menjauhi TKP. Kemudian korban ditemukan ditemukan tewas di dalam mobil," lanjut Dedi.
Usai peristiwa penembakan misterius ini, polisi langsung menstreilkan lokasi. Akses jalan ke Jatinegara Barat arah Matraman ditutup total dan dialihkan menuju ke Jalan Jatinegara Timur.
Belum diketahui sebabnya, polisi masih terus menggali informasi terkait siapa pelaku dan apa motifnya melakukan penembakan. "Pelaku dalam penyelidikan," jelas Dedi.
Pada saat menyisir lokasi kejadian, polisi juga berhasil menemukan sejumlah barang bukti lain selain sebuah motor yang diduga ditinggalkan pelaku. Barang bukti tersebut di antaranya adalah beberapa proyektil.
Olah TKP masih terus dilakukan polisi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Polisi Militer Angkatan Darat untuk menangani kasus ini.
(wk/silm)