Meski mendapat banyak ujian, Ruben Onsu tetap bersyukur dikelilingi oleh orang-orang tercintanya.
- Wahyu
- Rabu, 26 Desember 2018 - 10:52 WIB
WowKeren -
Teror mistis hingga insiden pelemparan batu ke kediaman Ruben Onsu masih menjadi sorotan publik. Kejadian tersebut bahkan sempat membuat Sarwendah syok dan mengalami kram perut pada kandungannya. Tahun 2018 bisa dikatakan sebagai tahun yang penuh cobaan bagi Ruben dan keluarga.
Meski begitu, Ruben yakin bahwa di setiap cobaan, Tuhan pasti menyiapkan rencana yang lebih indah. Ia merasa harus melewati apapun takdir yang telah dituliskan Tuhan untuk kehidupannya.
“Rujak kalau saya bilang mah," ucap Ruben pada tayangan "Silet", Selasa (25/12). "Sudah semua pedas, ya saya lewatin mungkin ini sebagai jalan yang Tuhan mau untuk saya."
Ruben tak memungkiri bahwa ia mengalami masa-masa yang sulit. Apalagi insiden terakhir melibatkan keluarga tercintanya. Namun, ayah satu anak ini mengatakan bahwa akan melewati segala ujian dengan lapang dada.
“Saya harus lewatin ini semua dengan hati yang lapang. Saya harus melewati ini semua dengan senyuman,” kata Ruben.
Dalam kesempatan yang sama, Ruben juga mengatakan bahwa ia tidak ingin terus membahas kejadian tersebut. Ia mengaku ingin merayakan Natal dengan penuh suka cita bersama keluarga.
Menurut Ruben, kejadian yang tidak menyenangkan tersebut cukup dijadikan sebagai pelajaran hidup. Bagi Ruben, yang terpenting adalah kebahagiaan keluarganya. Apalagi sang istri sedang mengandung anak kedua mereka.
Kehamilan Wendah tersebut merupakan kado Natal terindah untuk keluarga Ruben. Ruben tidak menyangka akan dipercaya oleh Tuhan untuk kembali mengasuh anak. Padahal, ia dan Wendah berencana akan menambah momongan tahun depan.
“Hadiah Natal yang istimewa karena kehadiran baby ini diluar rencana kita," tutur Ruben. "Rencananya kan awal tahun depan niatnya eh dikasih duluan sama Tuhan."
Pria berusia 35 tahun ini juga merasa bersyukur selalu mendapat dukungan dari orang-orang tercintanya. Ia menjadikan sang istri serta putri kecilnya sebagai motivasi ketika tengah mengalami ujian berat.
“Saya sangat bersyukur. Enggak ada yang bisa saya lakukan selain bersyukur," kata Ruben. "Cuma kan sekarang ini saya ada anak ada istri juga lagi hamil. Ini jadi alasan saya kenapa harus berhenti menangis dan harus tertawa. Ada hal yang membuat saya senang."
(wk/wahy)