Lilyana Natsir alias Butet menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka usai resmi mengakhiri perjalanan kariernya sebagai atlet bulu tangkis.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 29 Januari 2019 - 14:57 WIB
WowKeren - Atlet bulu tangkis Liliyana Natsir alias Butet telah resmi pensiun dari dunia badminton profesional pada Minggu (27/1) lalu. Setelah resmi mengakhiri kariernya sebagai atlet, Butet pun menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka untuk berpamitan.
Dalam kesempatan tersebut, Butet juga meminta arahan kepada Jokowi terkait aktivitasnya pasca gantung raket. Peraih medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 ini juga menyampaikan kesediaannya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai tenaga profesional di bidang bulu tangkis atas permintaan pemerintah.
Sang Presiden berharap agar Butet bisa menyambangi satu per satu pusat pelatihan bulu tangkis di seluruh Indonesia. Kedatangan Butet diharapkan dapat memotivasi para atlet muda dan bibit unggul di bidang bulu tangkis.
"Intinya Indonesia sangat kehilangan atas pensiunnya Butet. Tadi saya sampaikan ini sebentar lagi Butet kan menjadi PNS," tutur Jokowi didampingi Butet, Selasa (29/1). "Saya titip agar (Butet) bisa memotivasi, muter ke seluruh klub yang ada di daerah."
Butet sendiri merasa senang dengan apresiasi yang telah diberikan pemerintah kepada dirinya, meski kini sudah tak aktif di dunia bulu tangkis. Ia menyatakan bersedia memberi motivasi dan pelatihan bagi para atlet muda Indonesia agar bisa mengharumkan nama negara.
"Iya berpamitan dan mohon arahan dari Pak Jokowi," ujar Butet. "Setelah ini mungkin jika saya dibutuhkan untuk membantu memotivasi adik-adik dan menjadi inspirasi, saya siap untuk ke sana."
Rencananya, Butet akan diangkat menjadi PNS Kemenpora dalam waktu dekat ini. Meski demikian, Butet mengaku belum ada pemikiran untuk menjadi pelatih bulu tangkis. Pasalnya, dibutuhkan totalitas dan komitmen untuk menjadi seorang pelatih.
Diketahui, Butet telah berkecimpung di dunia bulu tangkis Indonesia selama 24 tahun. Selama puluhan tahun berkarier, ia telah menerima banyak gelar.
Mulai dari gelar turnamen terbuka, gelar hat-trick All England pada tahun 2012, 2013 dan 2014. Empat gelar juara dunia pada tahun 2005, 2007, 2013 dan 2017. Lalu puncaknya medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 yang ia raih bersama Tontowi Ahmad.
(wk/Bert)