Baru terungkap bahwa Seungri tak lagi menjabat sebagai direktur kelab malam tersebut.
- Chusnul Chotimah
- Rabu, 30 Januari 2019 - 15:20 WIB
WowKeren - Nama Seungri ikut terseret dalam kasus penganiayaan di kelab malam "Burning Sun" yang disebut-sebut adalah miliknya. Seperti diketahui, staf kelab malam dituding telah melakukan pelecehan seksual pada seorang pelanggan wanita dan penganiayaan pada pria bernama Kim. Bahkan Kim mengaku bahwa pihak kepolisian yang datang ke TKP ikut menganiayanya.
Publik meminta pertanggungjawaban Seungri selaku salah satu pemilik "Burning Sun". Apalagi Seungri diduga berada di lokasi saat malam kejadian yaitu 24 November 2018. Saat itu, Hyoyeon Girls' Generation mengunggah foto bersama Seungri di dalam kelab malam. Namun hingga kini Seungri masih bungkam. Netter pun menggelar aksi memboikot segala aktivitas Seungri, Big Bang serta artis-artis YG Entertainment.
Ternyata baru terungkap bahwa sebenarnya Seungri tidak lagi menjabat sebagai petinggi kelab malam tersebut. Pada 29 Januari, KBS News 7 melaporkan bahwa Seungri mengundurkan diri dari jabatan direktur "Burning Sun" minggu lalu. Seorang sumber dari kelab malam menyatakan bahwa bisnis itu tidak di bawah nama Seungri dan menjelaskan bahwa tempat itu bukan lagi "kelab malam Seungri".
"'Burning Sun' saat ini terdaftar dengan nama yang berbeda (bukan nama Seungri). Sementara para pemilik sedang mengerjakan interior untuk menjalankan sebuah kelab malam di dalam hotel, mereka mendengar bahwa Seungri mencari posisi untuk mengelola sebuah kelab malam dan mereka pun mengusulkan bekerja bersama. Inilah mengapa semua orang berpikir Seungri adalah CEO. Memang benar bahwa Seungri berpartisipasi dalam operasional kelab malam tapi dia bukan pemilik sebenarnya," jelas sumber.
Berita Seungri tidak lagi menjabat sebagai direktur "Burning Sun" menuai beragam komentar pedas dari netter. Banyak yang mengaku kehilangan respek dan membanjirinya dengan hujatan.
"Dia berkeliling sambil berceloteh dengan mulutnya sendiri bahwa dia secara pribadi terlibat dengan semua bisnisnya. Skandal itu terjadi pada bulan November, dan dia masih ikut memiliki kelab malam tersebut. Hanya karena dia berhenti minggu lalu tidak berarti dia tidak berhubungan dengan ini lagi," komentar netter.
"Lihat cara liciknya agar tidak terlibat dalam masalah ini. Aku sudah kehilangan respek. Tolong jangan muncul di TV atau merilis musik lagi," tambah netter lain. "Tapi apa yang membuatnya mengundurkan diri minggu lalu? Dia sepertinya sangat bangga dengan kelab malamnya. Jadi apa ya alasannya?" sindir netter.
(wk/chus)