Mantan kekasih Kim Jeong Hoon juga berencana untuk menempuh jalur hukum.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Jumat, 01 Maret 2019 - 20:04 WIB
WowKeren - Kim Jeong Hoon membuat banyak orang terkejut lewat berita terbarunya. Bintang serial "Princess Hours" yang lahir pada 1980 tersebut diketahui berselisih dengan mantan kekasihnya yang sedang hamil.
Menurut sang mantan kekasih, Kim Jeong Hoon diduga berjanji untuk membayar 10 juta Won (atau sekitar Rp 125 juta) untuk setoran dan sewa bulanan. Namun Kim Jeong Hoon hanya memberinya 1 juta Won (sekitar Rp 12,5 juta) dan memutuskan kontak dengannya. Saat ini si mantan pacar menuntut 9 juta Won (sekitar Rp 112,5 juta) untuk setoran sewa dan sewa bulanan.
Pihak Kim Jeong Hoon merilis pernyataan resmi pada Kamis (28/2) menyatakan kalau Kim Jeong Hoon mengetahui kehamilan mantan pacarnya lewat seorang kenalan dan akan bertanggung jawab jika itu memang anaknya. Hari ini, Jumat (1/3), pihak mantan kekasih merilis pernyataan lewat pengacara yang menjadi perwakilannya.
"Ada informasi yang dihilangkan dalam apa yang telah dilaporkan, dan banyak orang salah paham," kata sang pengacara. "Memang benar A (mantan kekasih Kim Jeong Hoon) hamil, dan ketika dia memberitahukan hal ini kepada Kim Jeong Hoon, mereka masih pacaran. Perwakilan Kim Jeong Hoon menyatakan dia mengetahuinya melalui seorang kenalan, tapi banyak yang telah dihilangkan, yang menyebabkan kesalahpahaman."
Pengacara A melanjutkan bahwa meskipun Kim Jeong Hoon mungkin telah mendengar berita kehamilan melalui seorang kenalan terlebih dahulu, A telah memastikan untuk memberitahunya secara pribadi. Dan hal tersebut diduga menjadi penyebab perpisahan mereka.
"Anak yang dikandung A adalah anak Kim Jeong Hoon," lanjutnya. "Dia tidak berkencan dengan pria lain, jadi hanya masalah fakta bahwa dia berpikir seperti ini. Kami juga berencana untuk mengambil sebanyak mungkin tes paternitas yang diperlukan. Netizen juga berkomentar A mungkin telah menggugurkan anaknya, tetapi dia masih hamil."
"A sedang menghadapi masa sulit dengan kesalahpahaman dan komentar jahat. Dia tidak ingin kontroversi ini menjadi lebih besar, jadi dia tidak merilis pernyataannya sendiri. Tapi ada hal yang dibesar-besarkan. Jika komentar keras terhadap A berlanjut bahkan setelah kami mengklarifikasi hal-hal tersebut, kami berencana untuk mengambil tindakan hukum."
(wk/dewi)