Pihak kepolisian juga menyatakan kalau penyelidikan kasus prostitusi Seungri akan dilakukan secepat mungkin.
- Eva Lestari
- Senin, 11 Maret 2019 - 17:01 WIB
WowKeren - Penyelidikan kasus kelab malam Seungri masih berjalan hingga saat ini. Sebelumnya pada Minggu (10/3), Seungri telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyediaan jasa prostitusi bagi pelanggan VIP di kelab malamnya.
Kini, Kepolisian Metropolitan Seoul mengumumkan perkembangan terbaru terkait kasus hukum anggota termuda Big Bang tersebut. Pada hari ini, Senin (11/3), Kyunghyang Shinmun melaporkan bahwa Kepolisian Metropiltan Seoul telah melarang Seungri meninggalkan Korea. Upaya ini dilakukan oleh kepolisian menyusul penetapan Seungri sebagai tersangka.
Pihak kepolisian juga berencana untuk melakukan penyelidikan secepat mungkin. Hal ini disebabkan karena Seungri akan segera menjalankan wajib militer.
Kasus dugaan prostitusi ini dimulai setelah SBS funE merilis percakapan antara Sungri, CEO Yoo dari Yuri Holdings serta seorang karyawan pada tahun 2015. Percakapan tersebut menyiratkan bahwa mereka menyediakan layanan prostitusi bagi investor asing.
Sebelumnya pada Minggu (10/3), kepolisian juga telah memulai pencarian bukti di kelab malam ARENA. Pihak kepolisian dikabarkan telah memperoleh data yang berhubungan dengan Seungri dan kasus ini.
Seungri sendiri pada hari ini, Senin (11/3), merilis pernyataan mengejutkan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataannya, Seungri mengumumkan kalau akan pensiun dari industri hiburan karena rentetan kontroversinya.
Sementara itu meski tengah terlibat dalam kasus hukum yang rumit, Seungri akan tetap menjalankan wajib militernya pada tanggal 25 Maret mendatang. Hal ini juga diperkuat oleh pernyataan tegas pihak militer yang diumumkan pada hari ini.
(wk/eval)